02 Desember 2019 | Dilihat: 148 Kali
Unjuk Rasa, Massa Sebut Bupati Aceh Singkil Pembohong
noeh21
Salah satu orator aksi, Burhan, ketika menyampaikan orasinya di depan Kantor Bupati Aceh Singkil.
 

IJN - Aceh Singkil | Merasa kecewa dengan janji manis Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, dibawah kepemimpinan Bupati Dulmusrid, terkait lahan transmigrasi yang diduga dikuasai PT. Nafasindo sejak puluhan tahun lalu.
 
Ratusan massa dengan menggunakan truk, kenderaan roda, dan dua kembali melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Bupati setempat, Senin, 2 Desember 2019.
 
Dalam orasi di depan Kantor Bupati Aceh Singkil, massa menilai Bupati beserta pihak terkait jajarannya pembohong dan pendusta.
 
Pasalnya, dari perjanjian yang telah dibuat sebelumnya secara bersama dengan masyarakat terkait permasalahan lahan ribuan lahan transmigrasi yang dikuasai PT. Nafasindo hingga kini tak kunjung selesai, teriak Burhan salah seorang pengunjuk rasa.
 
Dalak aksi unjuk rasa, masa membawa peta dan spanduk bertuliskan. "Kembalikan lahan transmigrasi yang dikuasai PT. Nafasindo sesuai peta transmigrasi".
 
Tudingan Bupati beserta pihak terkait jajaran Pemkab Aceh Singkil pendusta disampaikan masa, karena dalam beberapa kali perjanjian yang telah dibuat, tak kunjung selesai.
 
"Begitu juga, dalam perjanjian yang dibuat dengan pihak Asisten, Kabag Hukum setdakab, dan Kadis Pertanahan Aceh Singkil dan pihak terkait lainnya, akan menyelesaikan administrasinya juga hanya bohong belakang," ucap Burhan.
 
Selanjutnya, masa mengancam apabila dalam aksi demo tersebut tidak ada jawaban yang jelas, mereka akan membentangkan tenda dan memasak di kantor Bupati.
 
Hal senada dikatakan pengunjuk rasa lainnya, mengatakan, apabila Pemkab Aceh Singkil tidak menyelesaikan permasalahan lahan transmigrasi tersebut, akan mengangkat bambu runcing turun ke lapangan melakukan pengukuran dengan cara mereka sendiri.
 
Menanggapi tuntutan pengunjuk rasa, pihak Pemkab Aceh Singkil, Asisten I Setdakab Aceh Singkil, Junaidi mengatakan bahwa terkait permasalah lahan transmigrasi bukan wewenang penuh Bupati. Tapi, menyangkut hal itu harus ada keterlibatan pihak legislatif.
 
Hingga berita ini di tayangkan, ratusan masa pengunjuk rasa melakukan pertemuan dengan pihak Pemkab Aceh Singkil, di Opp Room Kantor Bupati.
 
Dari pantauan wartawan, 3 pucuk pimpinan, Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda Aceh Singkil, tidak berada di tempat.
 
Informasi dari staf sekdakab, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, sedang melakukan perjalanan dinas keluar daerah.
 
Penulis : Erwan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com