20 Mei 2019 | Dilihat: 274 Kali
Unjuk Rasa Warnai Peringatan Harkitnas Aceh Singkil
noeh21
Para pengunjuk rasa bersama Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, usai menanda tangani petisi tuntutan masa. Foto Erwan
 

IJN - Aceh Singkil | Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke-III, tingkat Kabupaten Aceh Singkil, diwarnai dengan aksi unjuk rasa masa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa, Pemuda dan Masyarakat Aceh Singkil, dihalaman Kantor Bupati Setempat, Senin 20 Mei 2019.

Puluhan masa melakukan aksi unjuk rasa, usai upacara peringatan Harkitnas setempat, terkait dengan supremasi hukum peningkatan jalan Singkil - Teluk Rumbia, sebesar Rp. 21 milyar, yang hingga kini masih terbengkalai tak kunjung selesai dikerjakan oleh pihak rekanan pilihan Kabupaten Aceh Singkil melalui Dinas PUPR.

Dalam pres rilis pengunjuk rasa yang diterima IJN dengan kordinator aksi Sadryansyah Berutu dan Kolrlap Eko Firdaus, hingga date line berakhir, pekerjaan proyek milyaran tersebut terbengkalai dan dinilai asal-asalan. Karena dilihat dari segi kwalitas pekerjaan talud yang sudah selesai dikerjakan, sangat rendah dan mudah retak.

Ditambah lagi dengan ketebalan dan ketinggian timbunan jalannya, terlihat hanya seperti dipoles saja. Hal itu, diperparah dengan pembangunan talud yang terputus-putus, menambah parahnya kondisi lapangan pekerjaan.

Menyikapi tuntutan masa, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, dengan menandatangani petisi bersama Aliansi Mahasiswa, Pemuda dan Masyarakat Aceh Singkil, berjanji akan memediasi Mahasiswa terkait kasus tersebut agar ditangani oleh KPK.

Selanjutnya Bupati berjanji, akan memberikan arahan untuk disegarakannya menerbitkan hasil audit BPK terkait kasus peningkatan jalan Singkil-Teluk Rumbia secara transparan.

Bupati juga mengutuk tindakan oknum yang terlibat dalam kasus yang menyebabkan kerugian negara dan mengecam dalang dibalik kasus yang merusak marwah Bumi Syekh Abdurrauf As Singkily.

Usai melakukan penanda tanganan petisi bersama dihalaman Kantor Bupati Aceh Singkil, para pengunjuk rasa membubarkan diri secara tertib.

Penulis : Erwan
Editor : Rudi H
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com