21 Maret 2019 | Dilihat: 140 Kali
Wali Kota Sabang Resmi Buka Musrenbang
noeh21
Wali kota Sabang resmi buka Musrenbang
 

IJN - Sabang | Walikota Sabang Nazaruddin S.I.Kom secara resmi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bappeda Kota Sabang dengan diikuti Pimpinan dan Anggota DPRK Sabang, Unsur Muspida, Forkopimda, SKPK, Ormas, dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu Walikota menyampaikan bahwa rencana kerja Pemerintah Kota Sabang sebagai penjabaran dari RPJM Kota Sabang yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah, serta rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu 1 tahun.

Musrenbang RKPK yang dilaksanakan hari ini, Kamis 21 Maret 2019, harus menjadi momen perubahan dalam hal kecepatan dan ketepatan perencanaan serta pelaksanaan pembangunan menuju kondisi wilayah dan masyarakat Kota Sabang yang lebih baik. Maka dari itu, saya menilai tepat dan mengapresiasi tema yang dipilih pada Musrenbang ini yaitu " Melalui Musrenbang Kita Wujudkan Sinergitas dan Akselerasi Pembangunan Menuju Kota Sabang yang Berdaya Saing, " Kata walikota.

Ditambahkan bila dicermati secara seksama terhadap tema Musrenbang RKPK Tahun 2020, maka ada 1 poin penting yang menjadi catatan kita bersama yaitu bagaimana menggabungkan kekuatan Sumber daya manusia yang ada untuk percepatan kemandirian kota Sabang yang berbasis pariwisata dan potensi daerah lainnya.

Kota Sabang mempunyai sumber daya Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) yang tidak dimiliki kota atau kabupaten lainnya di provinsi Aceh. Oleh karena itu, sudah selayaknya akselerasi pembangunan di kota Sabang harus lebih cepat dibandingkan dengan daerah kabupaten/kota lainnya.

Namun demikian, kita tidak boleh lupa bahwa tantangannya pasti ada, maka dari itu perlu strategi dan inovasi kebijakan pembangunan yang tepat. Melalui forum Musrenbang RKPK ini, merupakan salah satu wahana aspiratif bagi pemerintah kota Sabang, dalam rangka menjaring berbagai aspirasi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam penyempurnaan penyusunan RKPK Sabang tahun 2020.

Selain itu jelas Wali Kota, pelaksanaan Musrenbang juga mempunyai fungsi starategi sebagai salah satu media transformasi untuk merubah paradigma dalam mewujudkan perencanaan yang memiliki nilai akuntabilitas dan konsistensi sesuai norma dan kebutuhan.

Dengan adanya berbagai masukan maupun saran yang diperoleh dari Musrenbang ini, dokumen RKPK Sabang tahun 2020, benar-benar dapat menampung seluruh kebutuhan pembangunan wilayah dan masyarakat Kota Sabang, secara tepat, cepat, adil, dan merata.

Sementara sebelumnya sekretaris Bappeda Aceh Fariana SH,Hum, melaporkan tingkat pengangguran dan kemiskinan di Aceh sangat tertinggal dari provinsi lain di Sumatera, Aceh memiliki potensi wilayah yang sangat baik, perkebunan yang subur, laut yang luas dan hasil alam yang melimpah, namun sayangnya tidak ada pembangunan kawasan industri seperti yang dimiliki Provinsi lain.

Dana Alokasi Khusus (DAK) yang setiap tahunnya diberikan pemerintah pusat, tidak terfokus dipergunakan pada satu persatu infrastruktur maka, kita harus bisa membentuk program-program unggulan untuk memajukan Aceh yang lebih baik.

Oleh karenanya Musrenbang kabupaten/kota merupakan arena strategis bagi untuk merumuskan perencanaan pembangunan secara kolaboratif dengan melibatkan tiga pilar pemerintah yaitu Pemerintah Daerah, Kalangan Masyarakat, dan Kalangan Swasta.

Bappeda Aceh juga berharap agar pelaksanaan Musrenbang ini tidak menjadi kegiatan rutinitas yang hanya bersifat seremonial saja, namun kita harus bisa mengusulkan program-program pemerintah yang dapat membangun kemajuan kota/kabupaten yang ada di Aceh, terang Feriana.

Penulis : Windi

Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com