IJN - Sabang | Walikota Sabang jalani Vaksinasi tahap kedua di bulan suci ramadhan bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Sabang dan para insan pers yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sabang, Selasa 27 April 2021.
Vaksinasi tahap kedua ini dilakukan di bulan Ramadhan mengingat sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan dan Fatwa MUI yang memperbolehkan jalani Vaksin dibulan puasa.
Walikota Sabang Nazaruddin S.I.Kom mengatakan, Vaksinasi pada bulan ramadhan diperbolehkan, sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2021 tentang hukum vaksinasi Covid-19 pada saat berpuasa.
“Ini merupakan lanjutan dari vaksinasi tahap pertama pada bulan maret lalu, Alhamdulillah semuanya berjalan dengan aman dan lancar, dan juga MUI telah membolehkan vaksinasi di bulan ramadhan dengan mengeluarkan fatwa nomor 13 Tahun 2021,"katanya
Tgk Agam terus mengimbau kepada masyarakat Kota Sabang untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan mendukung vaksinasi demi kebaikan bersama.
Menurutnya, kedua hal tersebut dapat membantu membentengi tubuh agar terhindar dari virus Covid-19.
"Saat ini wabah pandemi Covid-19 masih ada di sekeliling kita, selalu terapkan prokes dan mari sama-sama kita dukung program vaksinasi secara nasional sembari berdoa kepada Allah SWT agar wabah ini segera hilang,"harap Tgk Agam.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana, Firdiansyah SKM, M.Kes menjelaskan bahwa untuk vaksinasi dosis kedua bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sabang dan wartawan ini, pihaknya menyiapkan sebanyak 200 dosis vaksin Sinovac.
"Dari 200 dosis yang disediakan, Kami menargetkan 110 dosis untuk vaksinasi hari ini, sesuai dengan data pada vaksinasi pertama. Selebihnya, untuk berjaga-jaga jika mungkin ada teman-teman lain yang tidak bisa datang pada vaksinasi pertama, dan hari ini sampai besok diharapkan dapat berpatisipasi untuk mengikuti vaksinasi” jelasnya.
Kadinkes Kota Sabang menambahkan, total keseluruhan vaksin yang sudah diterima pihaknya dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh adalah sebanyak 4238 dosis. Sementara yang sudah digunakan untuk vaksinasi keseluruhan berjumlah 3212 dosis.
Penulis:
IIN