01 Agustus 2019 | Dilihat: 155 Kali
Warga Desak Penyelesaian Jalan Mitigasi Singkil - Sebatang Dipercepat
noeh21
Lokasi salah satu titik jalan mitigasi evakuasi tsunami, Singkil - Sebatang, Kamis (1/08/2019) Foto (Indojayanews.com/Erwan).
 

IJN - Aceh Singkil | Mengingat kawasan Ibukota Aceh Singkil dan sekitarnya berada di daerah pesisir, warga mendesak agar jalan mitigasi Singkil-Sebatang, Kecamatan Gunung Meriah, yang telah dibangun mulai tahun 2009 hingga kini belum selesai dapat segera dipercepat rampung.
 
"Karena jalan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan darat evakuasi untuk warga pesisir apabila terjadi bencana alam, gempa bumi dan gelombang tsunami," ucap Ahmad, salah seorang warga Singkil, Rabu 31 Juli 2019 kemarin.
 
Warga menilai, Pemkab Aceh Singkil terkesan setengah hati menyelesaikan jalan mitigasi yang juga dapat memperpendek jarak tempuh Singkil - Rimo itu.
 
Dengan begitu warga berharap, agar pihak Pemkab Aceh Singkil dapat mempercepat penyelesaian jalan mitigasi Singkil - Sebatang yang sudah 10 tahun belum selesai itu.
 
Hal senada disampaikan warga lainnya, Supri, mendesak Pemerintah Setempat, dapat segera menuntaskan pembangunan jalan potong ke Kecamatan Gunung Meriah, yang hanya berjarak sekira 20 kilometer itu dari melewati jalur utama, yang melalui lintasan pesisir laut dan anak laut Kecamatan Singkil Utara, mencapai 40 kilometer.
 
Sebelumnya, Bupati Aceh Singkil Dulmusrid, kepada awak media mengatakan, akan berupaya menuntaskan pembangunan jalan mitigasi evakuasi tsunami, Singkil - Sebatang sebelum habis masa jabatannya.
 
Bupati mengakui, karena keterbatasan anggaran untuk pengerjaannya tahun ini, jalan tersebut belum dapat dituntaskan.
 
"Namun, ditahun ini pemerintah telah memplotkan anggaran untuk lanjutan pembangunan jalan evakuasi tsunami Singkil-Sebatang, sekira Rp.1,5 milyar," ungkap Bupati.
 
Selain itu, Bupati juga mengatakan, untuk pembangunan jembatan penghubung Singkil-Kuala Baru, di Kampung Kilangan, pihak Provinsi Aceh sudah memplotkan anggaran sebesar Rp.48 milyar.
 
"Kabarnya, untuk proses lelang proyek tersebut, yang dilaksanakan di Banda Aceh, sudah selesai. Mungkin saat ini pihak rekanan sedang menyelesaikan administrasi lainmnya," ujarnya.
 
Sesuai dengan permohonan, dan janji Gubernur serta Kadis PUPR Aceh, saat mengunjungi Aceh Singkil beberapa waktu lalu, pembangunan jembatan Singkil-Kuala Baru akan dituntaskan tahun ini.
 
Dilihat dari data LPSE Provinsi Aceh, untuk lelang paket Pembangunan Jembatan Kilangan, sudah selesai, dan penanda tanganan dijadwalkan mulai 17 sampai 21 Juni 2019, dengan history perubahan 2 kali.
 
Penulis : Erwan
Editor : Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com