18 Januari 2021 | Dilihat: 357 Kali
Bupati Simeulue Ajak Masyarakat Kosumsi Produk Beras Lokal
noeh21
Bupati Simeulue, Erli Hasim meninjau langsung tempat produksi beras lokal
 

IJN - Simeulue  | Guna memenuhi kebutuhan pangan terhadap lebih dari sembilan puluh ribu penduduk Simeulue yang tersebar di sepuluh Kecamatan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue melalui Dinas Pertanian dan Pangan mulai melakukan produksi beras lokal.

Diketahui, beras lokal yang diproduksi tersebut dengan nama "Beras Simeulue Sejahtera" bahkan produksi beras dilakukan di Kilang Padi Koperasi Oriza Sativa yang berada di Desa Nancawa, Kecamatan Teupah Tengah.

Kepada awak media, Senin 18 januari 2021, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue, Samsuar mengungkapkan produksi beras lokal diperoleh dari gabah petani yang di tampung oleh Bumdes. "Gabah petani yang ditampung merupakan hasil panen padi yang digalakkan dari program Humasa Sebel dan Khumaha Heba,"ungkap Samsuar. 

Samsuar menyebut dalam waktu dekat produk beras lokal akan segera dipasarkan kepada kalangan masyarakat di Kabupaten Simeulue.

Bupati Simeulue, Erli Hasim meninjau langsung tempat produksi beras lokal yang diproduksi oleh koperasi binaan dari Distanpan Simeulue. "Beras lokal diharapkan bisa diterima oleh masyarakat tanpa ragu untuk membeli beras yang diproduksi oleh daerah Simeulue, sebab bisa membangkitkan ekonomi petani,"Kata Bupati Erli Hasim.

"Kita upayakan dijajaran pemerintah untuk dapat memanfaatkan beras lokal sebagai kebutuhan pangan,"sebut Bupati Erhas.

Sebelumnya, pemerintah daerah setempat juga telah membuat komitmen dengan masyarakat untuk turun ke sawah dua kali selama satu tahun.

Produksi beras lokal, dijelaskan Bupati untuk menjawab tantangan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan di tingkat keluarga."Sebab penyediaan kebutuhan beras di Simeulue tergolong tinggi, terlebih sebelumnya di Simeulue kebutuhan beras impor mencapai puluhan ribu ton pertahun,"jelas Bupati.

Bupati Erhas mengajak agar masyarakat mencintai produk beras lokal, agar petani di Simeulue dapat selalu melakukan kegiatan pertanian.

Bahkan untuk diketahui, beras lokal yang diproduksi per-karung nya seberat 15 kilogram dibanderol Rp 160.000 per-sak. (Red)
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com