28 Desember 2020 | Dilihat: 150 Kali
Kaum Ibu-ibu Berperan Penting
Hj. Suryani: Seuncang Padi Kebutuhan Kita Terpenuhi
noeh21
Hj. Suryani, A.Md, Keb, selaku ketua TP-PKK Simeulue saat mengendong Padi Panen Perdana di Desa Sebbe. Kecamatan Simeulue Tengah. Foto indojayanews.com
 

IJN - Simeulue | Hj. Suryani, A.Md, Keb, selaku ketua TP-PKK Simeulue yang merupakan istri Bupati Simeulue H. Erli Hasyim SH, S.Ag, M.I.Kom melaksanakan panen padi perdana di Desa Sebbe, Kecamatan Simeulue Tengah.

"Saatnya peran kita (kaum ibu-ibu) dapat berpengaruh meningkatkan pangan dan ekonomi kita di Simeulue," kata Hj. Suryani kepada awak Media INDOJAYANEWS.COM, Senin 28 Desember 2020.

Oleh sebab itu menurut Hj. Suryani, kaum ibu-ibu sangat berperan penting dalam ketahanan pangan di Simeulue meski hanya Seuncang atau sekarung Padi.

"Dengan adanya peran ibu-ibu, mari bersama-sama kita turun kesawah dalam membantu mensejahterakan petani untuk menghasilkan Padi yang berkualitas sehingga dapat membantu ekonomi para petani dan semoga panen padi kali ini menjadi berkah untuk kita semuanya," harap Hj. Suryani sambil memegang Padi yang telah di potong.

Diketahui kearifan lokal ini harus dipelihara dan dijaga oleh siapapun terutama generasi penerus.

"Saat petik padi pertama, kita membaca sholawat, sambil memotong beberapa tangkai induk padi, lalu kita gendong dengan kain, ini bukti kita memuliakan padi," kata Hj Suryani, Ketua TP PKK Kabupaten Simeulue.

Diakhir ia sampaikan semoga kaum ibu-ibu yang ada di Kabupaten Simeulue bersama-sama bergerak turun kesawah. "Agar di Simeulue ada ketahanan pangan, jadi kita tidak perlu lagi membeli beras dari luar Simeulue," tutup Hj. Suryani yang menggendong tangkai padi panen perdana.

Sementara Bupati Simeulue, H. Bupati Erli Hasyim, yang diundang petani Desa Sebbe, Kecamatan Simeulue Tengah, untuk gotong royong bersama panen padi perdana atau dalam bahasa lokal disebut "sarayo mamati ahae" menyampaikan, telah dimulainya musim panen raya padi program Humasa Sebel atau Khumaha Heba, (Turun Kesawah Besar-besaran dan Serentak), pihak ‎Pemerintah Kabupaten Simeulue, telah alokasikan anggaran capai Rp 800 juta untuk menampung gabah padi milik petani.

Sambung Bupati, ‎alokasi disediakannya dana sebesar itu, untuk menampung gabah padi hasil panen raya. "Untuk tahap pertama akhir tahun 2020, sekitar 100 ton gabah padi, dan tahap kedua di tahun 2021 diperkirakan sebanyak 500 ton gabah padi," sebut Erli Hasyim dihadapan para petani di desa Sebbe yang membuat para petani desa tersebut tepuk tangan. 

Bupati Erli Hasyim meminta para petani untuk tidak ragu menggarap sawahnya, dan untuk tahun 2021, seluruh ASN dan Pegawai untuk mengkonsumsi beras hasil pertanian petani Simeulue.

"Para petani jangan ragu untuk bertani, kami akan distribusikan kepada beberapa lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Simeulue. Dengan tersedianya anggaran untuk menampung gabah padi milik para petani, di tahun 2021, seluruh ASN atau pegawai Pemerintah Kabupaten Simeulue harus beli dan konsumsi beras lokal," pungkas Erli Hasyim yang ditutup dengan pantun membuat para petani semangat panen padi.

Sementara warga desa Sebbe kepada awak media ini menyampaikan, pihaknya merasa bahagia atas program-progam yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Simeulue.

"Ini membuat kita semuanya bersemangat dalam menggarap sawah-sawah di desa ini dan hasil panennya menjadi konsumsi masyarakat Simeulue. Sekali lagi terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Simeulue dan terimakasih kepada bapak Bupati Simeulue Erli Hasyim telah datang memenuhi undangan warga Sebbe dalam Panen Padi Perdana di desa ini,"tutup Suwarni warga setempat. (Rudi)
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com