08 Desember 2018 | Dilihat: 290 Kali
IPJI Dukung Kemenhub Pelopori Penggunaan Tenaga Kerja Konstruksi Bersertifikat
noeh21
 

IJN - Jakarta | Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) mendukung dan mensosialisasikan pencapaian program infrastruktur perhubungan sampai ke desa-desa. IPJI juga akan mendorong sektor perhubungan dapat menjadi penggerak utama pembangunan. Demikian disampaikan Ketua Bidang Pengembangan Usaha, Hasudungan Sihombing, saat audiensi dengan jajaran Kemenhub, Jumat 7 Desember 2018 di Jakarta.

Selain itu, tandas kolumnis harian Bisnis Indonesia ini, IPJI mendorong agar sertifikasi pengadaan barang/jasa pemerintah, baik di Kemenhub maupun BUMN dibawah Kemenhub, sesuai dengan semangat Good Govermance dan profesionalisme sektor perhubungan.        Ditandaskan oleh alumnus ITB dan IPB ini, 
IPJI mendukung agar proyek-proyek infrastruktur di Kemenhub dan BUMN-BUMN dibawahnya dapat menjadi pelopor  penggunaan Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) yang sudah bersertifikat, sesuai amanat UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

"Dengan demikian para tenaga kerja konstruksi terlindungi dari arus masuk tenaga kerja asing yang mulai merangsek ke Indonesia", pungkas Hasudungan.

Ditempat yang sama, Lasman Siahaan, Ketua Umum IPJI, dalam pertemuan itu mengusulkan beberapa poin. "IPJI siap bersinergi dengan Kemenhub terkait perkembangan pembangunan sektor perhubungan, termasuk siap mengawal dan memberitakan," ungkap Lasman.

Bahkan, sebagai organisasi hingga tingkat desa, siap menjalin sinergisitas sebagai mitra strategis, dengan syarat Kemenhub juga terbuka dalam berbagai Tupoksi, mendukung dan bersedia sebagai partner di seluruh sektor. 

"Kemenhub juga bisa mendukung IPJI sebagai perubahan untuk kemajuan bangsa," jelas Lasman

Jajaran Kemenhub yang antara lain Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik, Abdul Hamid, Staf Khusus Bidang Ekonomi dan Investasi, Prof Wihana, Kepala Pusat Komunikasi dan Informasi Publik Hengki menyambut baik gagasan tersebut.

"Kami welcome bersinergi dengan pihak mana pun asalkan positif," ungkap Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik, Abdul Hamid.

Terlebih, tambah Hamid, sinergisitas itu menyangkut sosialisasi dan publikasi pencapaian  program Kemenhub. "Biar masyarakat tahu apa yang dilakukan oleh Kemenhub," ujar mantan wartawan dan pimred  beberapa media nasional ini.

Sementara staf khusus bidang investasi dan Ekonomi, Prof Wihana berharap agar kerjasama yang telah terjalin selama ini berlanjut.   "Kerjasama jalan terus dan makin ditingkatkan" ujar Wihana yang pada Munas IPJI Oktober  lalu, memberikan sambutan mewakili Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Menurut Wihana, sebagai organisasi yang mewadahi penulis dan junalis, IPJI dapat memainkan perannya sesuai dengan fungsinya memberikan edukasi dan informasi ke masyarakat.

"Kami pun menggandeng banyak media, termaksud media sendiri. Tapi informasinya tidak seluruhnya sampai," jelas Kirana.

Bahkan, menurutnya, apa itu tol laut, masyarakat banyak yang tidak memahami, hingga nama menterinya," jelasnya, sehingga dapat disosialisasikan dengan baik ke depan oleh IPJI, termaksud program pemerintah lainnya.

Dia berharap peran inilah yang dapat dimainkan oleh IPJI yang mendistribusikan informasi ke semua lapisan masyarakat. "Sehingga informasi dapat diterima dengan baik oleh masyarakat," paparnya.(ril)
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com