16 Februari 2024 | Dilihat: 146 Kali
Pemkab Nagan Raya Catat Angka Realisasi Investasi Tahun 2023 Senilai Rp 3,7 Triliun
noeh21
PJ Bupati Nagan Raya Fitriany Farhas. Foto. Diskominfo Nagan Raya
 

IJN - Nagan Raya | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi senilai Rp. 3.717.402.480.547 dan berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 2.320 jiwa.

Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya Fitriany Farhas melalui Kepala Dinas DPMPTSP, Ir Hizbulwatan mengatakan, pencapaian ini naik 42 persen dari tahun 2022 yang berhasil di dapatkan sebanyak Rp 2.615.698.970.932.
 
"Realisasi investasi dari Investor yang masuk dalam katagori menegah dan besar (non-UMK) sebesar Rp. 3.706.235.384.047 atau 99,7 persen dari total realisasi investasi Nagan Raya,"katanya.

Ia menjelaskan, dari realisasi non-UMK ini diketahui lima sektor penyumbang realisasi terbesar adalah pembangkit tenaga listrik, industri minyak mentah kelapa sawit, perkebunan buah kelapa sawit, pertambangan batu bara, dan perdagangan buah besar yang mengandung minyak.

"Total tenaga kerja yang terserap selama tahun 2023 untuk non-UMK adalah sebanyak 2.183 jiwa,"jelasnya.

Selanjutnya, adapun yang disumbangkan oleh Investor yang masuk katagori usaha mikro kecil (UMK) sebanyak Rp. 11.167.096.500 atau sebanyak 0,3 persen dari total realisasi investasi Nagan Raya.

"Untuk 5 sektor penyumbang terbesar adalah industri air minum dan air mineral, real estat yang dimiliki sendiri atau disewa, perdagangan bahan bakar minyak, aktifitas klinik swasta, dan perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. UMK berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 137 jiwa," ucapnya.

Ia menyebut, realisasi investasi ini adalah jumlah nilai uang yang telah direalisasikan secara rill dilapangan, sesuai dengan rencana investasi yang telah direncanakan sebelumnya.

"Nilai realisasi investasi ini adalah salah satu indikator yang dihitung untuk mengukur pertumbuhan pendapatan domestik bruto (pdb) dengan pendekatan pengeluaran. Sehingga untuk mendapatkan pertumbuhan ekonomi yang baik sebuah daerah atau wilayah mesti melakukan strategi-strategi tertentu untuk mendapatkan nilai realisasi investasi yang baik, sehingga nilai akhir pertumbuhan ekonomi juga baik secara makro"demikian tutupnya.



Penulis: Hendria
Editor: Afrizal
 
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com