30 Maret 2021 | Dilihat: 46 Kali
Produksi Beras Lokal Simeulue Mulai Didistribusikan ke Pasaran
noeh21
Bupati Erli Hasim melihat langsung produksi beras lokal Simeulue [Foto:IJN]
 

IJN - Simeulue | Produksi beras lokal oleh Kilang Padi (KP) Oriza Sativa binaan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue mulai dipasarkan ke sejumlah toko grosir di seputar Kota Sinabang.
 
Bupati Kabupaten Simeulue, Erli Hasim kepada awak media pada Selasa 30 Maret 2021, bersama Ketua DPRK Simeulue, Irwan Suharmi serta Kadis Pertanian dan Pangan Samsuar, turut didampingi Kepala BPKD Simeulue, Marlian, Asisten II Setdakab, Novikar Setiadi, Kabag Ekonomi, Budikari, Kabag Prokopim melihat langsung pendistribusian beras lokal Simeulue Sejahtera untuk dapat dengan mudah dibeli oleh masyarakat.
 
"Beras asli Simeulue yang dilabeli "Beras Simeulue Sejahtera" hari ini mulai di distribusikan kepada penyalur, salah satunya toko Suryani yang akrab disapa kak Sur kini telah menyediakan beras asli Simeulue,"kata Erli Hasim kepada awak media 
 
Bupati menyebut saat ini masyarakat Kabupaten Simeulue sudah dapat membeli beras lokal yang sudah tersedia di agen penjualan, termasuk salah satunya kedai kak Sur ini.
 
Erli Hasim juga menjelaskan dengan di distribusikan beras lokal di sejumlah toko maka akan mempermudah masyarakat untuk membeli beras lokal sebab dinilai bisa membantu petani.
 
"Untuk stok beras saat ini masih tersedia pada koperasi Oriza sativa, dan nantinya pihak koperasi akan menyalurkan kepada pihak distributor sehingga masyarakat tidak perlu lagi mendatangi koperasi,"jelasnya.
 
Usai melihat langsung pendistribusian beras ke sejumlah toko, Bupati Erli Hasim meminta kepada kalangan masyarakat Simeulue untuk mencintai produk lokal dengan membeli beras Simeulue yang bisa meningkatkan ekonomi petani, terlebih saat ini juga telah dimulai kembali kegiatan pertanian. [Red]
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com