13 Agustus 2019 | Dilihat: 64 Kali
Stabilkan Harga Komoditi, Wakil Wali Kota Medan Gelar Pertemuan dengan Pihak PT. Pura Group
noeh21
Wakil Wali Kota Medan gelar pertemuan dengan PT. Pura group di balai Medan. Foto (Ist)
 

IJN - Medan | Walikota Medan, Drs. H T Dzulmi Eldin S M.Si MH, diwakili Wakil Walikota, Ir. H Akhyar Nasution M.Si didampingi Asisten Ekbang, Khairul Syahnan, saat menghadiri pertemuan dengan PT. Pura Group, guna membahas Pengendalian Harga Komoditi Nasional dengan Teknologi, pertemuan tersebut di gelar di ruang rapat I Balai Kota Medan, Selasa 13 Agustus 2019.

Tingkat inflasi di Kota Medan per Juli 2019 sebesar 0,92%, dengan kontribusi terbesar merupakan komoditi cabai. Tentunya, harus ada sinkronisasi langkah sebagai upaya menekan angka inflasi harga komoditas pangan di Kota Medan. Dengan demikian masyarakat tetap dapat menjangkau bahan kebutuhan pokok sehari-hari dan petani tidak mengalami kerugian.

Pemko Medan tengah berupaya untuk menstabilkan dan mengendalikan harga di komoditi tertentu dengan adanya penawaran alat penyimpan bahan komoditi dari PT. Pura Group, dinilai sangat baik karena mesin ini mampu menyimpan komoditas tertentu dalam waktu yang lama.

“Dengan adanya penawaran mesin CAS ini saya menilai sangat baik karena mampu membantu kami dalam menstabilkan komoditas tertentu,” ucap Akhyar.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri, Kadis Perdagangan Kota Medan, Damikrot S.Sos, Kadis Ketahanan Pangan, Emilia Lubis, Kabag Perekonomian Nasib S.Sos, dan pimpinan OPD lainnya di lingkungan Pemko Medan, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut Wiwiek Sisto Widayat, Akhyar berharap, mesin CAS ini mampu menekan dan menstabilkan angka inflasi komoditi tertentu yang ada di Kota Medan.

“Kita membeli mesin CAS ini diharapkan nantinya dapat membantu petani saat harga turun, dan memenuhi kebutuhan masyarakat disaat harga menjulang tinggi,” harapnya.

Sementara itu Agung Subani selaku General Manager, menjelaskan sekilas profil PT Pura Group yang memiliki 12.000 karyawan dengan 27 divisi. Pura Group berawal dari sebuah percetakan letterpress kecil yang berdiri di tahun 1908. Kemudian di tahun 1970, di bawah kepemimpinan generasi ketiga yakni Jacobus Busono, Pura berkembang pesat sampai menjadi industri modern.

“PT. Pura Group, perusahaan Swasta Nasional yang mempunyai paten terbanyak di Indonesia. Diketahui Pura telah mendaftarkan lebih dari 190 paten yang akan terus bertambah di masa mendatang. Produk-produk Pura yang beragam telah lama hadir dalam berbagai aspek kehidupan baik dalam lingkup pribadi, perusahaan, dan industri,” ungkapnya.

Penulis : Nasrun

Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com