10 Juni 2019 | Dilihat: 1066 Kali
Begini Kronologis Penemuan Mayat Pria Dikebun Sawit Warga di Ranto Peureulak
noeh21
Mayat di temukan di kebun saat olah TKP. Foto Fahmi
 

IJN - Aceh Timur | Aparat Polsek dan Tim Identifikasi Polres Aceh Timur telah menangani dan turun ke lokasi kejadian penemuan mayat seorang pria yang ditemukan tewas perkebunan warga, tepatnya di Dusun Suka Damai, Desa Seunebok Baro, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur pada Senin 10 Juni 2019 pagi sekira pukul 9.30 WIB pagi.

Dalam olah TKP dan pemeriksaan saksi yang dipimpin Kapolsek Ranto Peureulak Ipda Wisnu Bramantyo, S. TrK dan anggotanya terungkap kalau korban ditemukan sudak tak bernyawa lagi oleh Masitah yang juga kakak ipar korban.

Adapun Identitas mayat laki-laki yang bernama Fajri bin Addul Rahman(18) Wiraswata asal Dusun Suka Damai, Desa Seunebok Baro, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H melalui Kapolsek Ranto Peureulak Ipda Wisnu Bramantyo, S. TrK dalam laporannya menjelaskan, sekitar pukul 09.00 saksi atas nama Saudari Masitah hendak pergi kerumah Saudari Nursiah untuk mengambil kelapa gonseng.

Baca Juga : Warga Ranto Peureulak Dikejutkan Penemuan Mayat Dikebun

“Dari arah jalan saksi melihat di area kebun yang berjarak 15 meter ada seorang yang terbaring menggunakan celana jeans di dalam kebun sawit, selanjutnya Saudari Nursiah melaporkan hal tersebut kepada Kepala Dusun Suka Damai,” kata Kapolsek Ranto Peureulak Ipda Wisnu Bramantyo, S. TrK.

Setelah mendengar hal tersebut, kata Wisnu, kepala dusun beserta warga langsung menuju TKP yang dikatakan tersebut dan melihat satu orang laki-laki telah tergelatak hanya menggunakan celana jeans lea warna biru.

“Salah satu warga mengenali identitas tersebut yaitu Saudara Fajri yang merupakan warga desa tersebut,” ujarnya.

Selanjutnya kepala dusun menghubungi pihak Polsek Ranto Peureulak untuk memeriksa hal tersebut. 

Setelah mendapatkan laporan dari kepala dusun Polsek Ranto Peureulak berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Aceh Timur melalui Unit Identifikasi Polres Aceh Timur untuk melakukan identifikasi awal dan olah TKP.

“Selesai identifikasi awal dan olah TKP, jenazah di bawa ke Puskesmas Ranto Peureulak guna dilakukan visum namun pihak keluarga tidak bersedia untuk dilakukan otopsi dan jenazah sudah di bawa kerumah duka,” ungkapnya.

“Berdasarkan informasi dari warga bahwa korban selama ini tidak ada permasalahan di gampong dikarenakan korban bekerja di Kota Langsa,” tutup Kapolsek Ranto Peureulak Ipda Wisnu Bramantyo, S. TrK.

Penulis : Mhd Fahmi
Editor   : Rudi H
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com