21 Februari 2024 | Dilihat: 253 Kali
Pasutri Aniaya Anak Hingga Meninggal Dunia, Polres Aceh Singkil Gelar Rekonstruksi
noeh21
Polres Aceh Singkil gelar rekonstruksi di Beberapa tempat. | (Foto Erwan Syahputra/Indojayanews.com)
 

IJN - Aceh Singkil | Dalam upaya melengkapi berkas perkara untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, Satreskrim Polres Aceh Singkil menggelar rekontruksi penganiyaan anak dibawah umur hingga meninggal dunia yang dilakukan oleh pasangan suami istri (Pasutri) di Kabupaten Aceh Singkil, Rabu 21 Februari 2024.
 
Kasus tragis ini sempat membuat gempar warga sekitar dan menjadi perhatian besar di masyarakat Singkil, dimana pada (14/5/2023) lalu, Pasutri IR (25) dan S (49) melakukan perbuatan tragis ini. 
 
"Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Singkil telah melakukan penyedikan secara intensif dan melalukan Rekontruksi atau Reka ulang,"ucap Kapolres Aceh Singkil, AKBP Suprihatiyanto melalui Kasi Humas, lptu Eska Agustinus Simangunsong, S.H.
 
Dalam Rekonstruksi tersebut Pasutri ini melakukan adegan reka ulang sebanyak 25 segmen.
 
Eska Agustinus menjelaskan kronologi dimulai dari korban F dan Kakak korban A di panggil dari lantai 2 menuju kebawah oleh ayah korban tersangka S. Kemudian tersangka S merendam korban dalam air dibelakang rumah, setelah itu tersangka S berangkat kerja. 
 
Selanjutnya perbuatan tragis tersebut dilanjutkan oleh Ibu tiri Korban IR dengan menggendong korban yang sedang menangis akibat perbuatan ayahnya sebelum berangkat kerja. 
 
Sambung Eska, IR tiri tersebut merasa kesal dan emosi akibat korban tidak berhenti menangis. Tersangka IR kembali merendam korban dengan cara mencelupkan kepala korban kedalam air dan menggoyangkan tubuh korban sampai dalam keadaan sekarat. 
 
Selanjutnya, adegan reka ulang ini berlanjut ke Puskesmas Singkil saat tersangka yang merasa panik dan membawa Korban menuju Puskesmas untuk ditangani oleh tenaga medis. Namun 10 menit dalam penanganan medis korban tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
 
IR yang merupakan ibu tiri korban dan S yang merupakan ayah korban yang telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan tersebut telah diamankan dan akan menjalani proses hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
 
Sementara Kapolres Aceh Singkil, AKBP Suprihatiyanto, mengungkapkan bahwa rekonstruksi ini dilakukan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait kronologi kejadian serta mengungkap motif dari perbuatan keji yang dilakukan oleh pasutri tersebut.
 
"Tujuan melakukan rekontruksi atau reka ulang ini agar menemukan fakta-fakta lebih dalam untuk kasus ini, dan kami akan terus bekerja keras untuk menegakkan keadilan dan melindungi hak-hak korban, terutama anak-anak yang menjadi korban kekerasan. Kasus seperti ini tidak akan dibiarkan begitu saja dan pelaku akan mendapatkan sanksi yang seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku," tegas Kapolres Aceh Singkil.
 
Rekonstruksi penganiayaan ini dilakukan dengan pengawalan ketat demi menjaga ketertiban dan keamanan serta untuk menghormati privasi korban. Dalam rekontruksi ini juga hadir dari pihak penuntut umum Kejaksaan negeri Aceh Singkil, dihadirkan juga saksi-saksi dan penasihat hukum tersangka.
 
Kapolres Polres Aceh Singkil juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan memberikan dukungan dalam penegakan hukum demi keadilan bagi korban.
 
“Saya harap masyarakat tetap tenang dan menjaga kondusifitas, dimana kasus ini menjadi perhatian publik, semoga dengan digelarnya rekontruksi ini masyarakat dapat mendukung kami untuk dalam menegakkan hukum dalam perlindungan anak,” harap Kapolres.
 
Saat proses rekonstruksi polisi terus mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan saksi-saksi untuk mengungkap secara menyeluruh peristiwa yang tragis ini agar berkas perkara dapat dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Aceh Singkil untuk Proses hukum lebih lanjut. 
 
Publik diminta untuk bersabar menunggu hasil dari proses hukum yang sedang berjalan. semoga keadilan dapat ditegakkan dan kasus-kasus kekerasan terhadap anak bisa dicegah di masa yang akan datang.
 
Penulis : Erwan Syahputra
Editor : Redaksi
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com