27 Juni 2019 | Dilihat: 3157 Kali
Rumah dan Mobil Darmili Disita Kejati Aceh
noeh21
Rumah dan mobil milik Darmili disita penyidik Kejati Aceh. Ist
 

IJN - Banda Aceh I Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Aceh kembali melakukan pemeriksaan terhadap tersangka kasus korupsi PDKS tahun 2002-2012, Darmili yang berstatus mantan Bupati Simeulue dua priode juga tercatat sebagai anggota DPRK Simeulue 2014-2019.

Darmili diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) tahun 2002-2012 dengan indikasi kerugian negara Rp 51 miliar dari jumlah penyertaan modal Rp 227 miliar yang bersumber dari APBK Simeulue.

Darmili yang didampingi penasehat hukumnya diperiksa pada Kamis (27/06/2019) di Kejati Aceh untuk dimintai sejumlah keterangan.

Informasi yang diterima dari Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Aceh, H. Munawal Hadi, SH,MH mengatakan bahwa tersangka korupsi PDKS, Darmili diperiksa sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.

Tim penyidik Kejati Aceh menanyakan salah satu poin kepada tersangka mengenai keberadaan harta yang dimiliki oleh Darmili yang diduga berasal dari hasil korupsi PDKS.

"Setelah melakukan pemeriksaan tim penyidik berangkat ke Neusu untuk melakukan penyitaan,"kata Munawal dalam siaran pers nya.

Lebih lanjut Kasi Penkum Kejati Aceh juga menjelaskan kemudian penyidik melakukan penyitaan terhadap tanah dan rumah yang beralamat di Neusu serta satu unit mobil Toyota Fortuner dengan Nomor Polisi BL 1 ST.

Kasi Penkum Kejati Aceh, Munawal juga berharap adanya informasi dari masyarakat yang mengetahui tentang keberadaan aset yang dimiliki oleh Darmili untuk dilaporkan kepada Kejati Aceh. ( Redaksi).



 
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com