04 November 2023 | Dilihat: 279 Kali
Israel Serang Ambulans di Gaza, Korban Tewas Berjatuhan
noeh21
Israel menyerang sebuah ambulans di Kota Gaza. Foto. Al Habali/APF
 

IJN - GAZA | Israel menyerang sebuah ambulans di Kota Gaza pada Jumat 3 November 2023, yang dikatakan membawa kelompok Hamas.
 
Namun, otoritas kesehatan di daerah kantong yang dikuasai Hamas mengatakan sedang mengevakuasi orang-orang yang terluka akibat serangan dari utara ke selatan wilayah yang terkepung.
 
Ashraf al-Qidra, juru bicara kementerian kesehatan di Gaza, mengatakan ambulans tersebut adalah bagian dari konvoi yang ditargetkan Israel untuk meninggalkan Rumah Sakit al-Shifa.

Baca juga: Korban Tewas Serangan Israel ke Gaza Capai 9.061 Ribu, Termasuk 3.760 Anak
 
Dilansir dari Reuters, dia menambahkan bahwa sejumlah besar orang tewas dan terluka tetapi tidak memberikan angka pastinya.
 
Qidra mengatakan Israel telah menargetkan konvoi ambulans di lebih dari satu lokasi, termasuk di gerbang Rumah Sakit al-Shifa dan di Lapangan Ansar yang berjarak satu kilometer (0,6 mil).
 
Militer Israel mengatakan mereka telah mengidentifikasi dan menabrak sebuah ambulans yang digunakan Hamas di zona pertempuran.

Baca juga : Wartawan Palestina dan keluarganya Meninggal Kena Serangan Udara Israel
 
Dikatakan sejumlah pejuang Hamas tewas dalam serangan itu dan menuduh kelompok tersebut memindahkan anggota dan senjatanya dengan ambulans.
 
Israel tidak memberikan bukti yang mendukung pernyataan mereka bahwa ambulans itu ada hubungannya dengan Hamas, namun mereka bermaksud mengeluarkan informasi tambahan.
 
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan dalam sebuah postingan di media sosial bahwa dia sangat terkejut dengan laporan serangan terhadap ambulans yang mengevakuasi pasien.

Baca juga : Houthi Yaman Nyatakan Perang Lawan Israel
 
Dia menambahkan bahwa pasien, petugas kesehatan, dan fasilitas medis harus dilindungi.
 
Sebelumnya, Qidra mengatakan ambulans akan mengirim warga Palestina yang terluka parah dan harus segera dibawa ke Mesir untuk dirawat dari Kota Gaza yang terkepung di selatan wilayah kantong tersebut.
 
Israel, yang menuduh Hamas menyembunyikan pusat komando dan pintu masuk terowongan di rumah sakit al-Shifa, memerintahkan semua warga sipil untuk meninggalkan bagian utara Gaza bulan lalu dan militernya mengepung daerah tersebut.
 
Meskipun ada perintah bagi warga sipil untuk meninggalkan wilayah utara Gaza, militer Israel juga terus membombardir wilayah selatan Jalur Gaza.


Sumber : Kompas.com
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com