20 Juli 2020 | Dilihat: 161 Kali
Bupati Aceh Besar Launching Tes Swab Covid-19 Massal
noeh21
Bupati Aceh Besar launching tes swab covid-19 massal. IJN
 

IJN - Aceh Besar | Pemerintah Kabupaten Aceh besar melalui Dinas Kesehatan, melakukan launching pemeriksaan Swab RT PCR Covid-19, yang dilaksanakan pada Senin 20 Juli 2020, di halaman Kantor Bupati Aceh Besar.

Lauching swab untuk Covid-19 ini berlangsung mulai pukul 10.00 WIB. Turut dihadiri Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali, Rektor Unsyiah, Kapolres Aceh Besar, dan sejumlah unsur Forkopimda Aceh Besar.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Aceh Besar itu bekerjasama dengan Universitas Syiahkuala, sebagai bentuk antisipasi dan respon cepat oleh Kadis Kesehatan Aceh Besar Anita, SKM., M.Kes

Hal itu dianggap penting mengantisivasi berkembangnya kasus penularan Covid-19 yang hari ini telah mencapai 148 kasus secara keseluruhan di Kabupaten Aceh Besar. Launching kegiatan tes Swab massal ini dibuka langsung oleh Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali.

Dalam penyampaiannya, Mawardi Ali mengatakan seluruh ASN Kabupaten Aceh Besar wajib melakukan tes Swab Covid-19.

“Untuk seluruh ASN dalam ruang lingkup Kabupaten Aceh Besar diwajibkan untuk melakukan tes Swab, dan kalau ada yang tidak berkenan, silahkan untuk tidak masuk kantor dulu sebelum melakukan tes,” kata Bupati.

Dalam pidatonya Mawardi Ali menyampaikan, hari ini banyak sekali beredar informasi bahwa Covid-19 adalah proyek pemerintah. “Ini adalah stigma buruk dan ulah orang orang tidak bertanggung jawab. Kita tetap harus waspada dan menaati protokol kesehatan yang berlaku agar bisa memutus mata rantai penularan Covid 19,” tegas Mawardi Ali.

Sementara Rektor Unsyiah Prof. Samsul Rizal, M. Eng mengatakan, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Aceh Besar harus adanya kesadaran masyarakat dalam menjaga diri masing masing.

Samsul Rizal mengingatkan, aga setiap orang menjaga diri dari penularan ataupun menularkan kepada orang lain. “Karena melihat hari ini di Aceh Besar sudah ada transmisi lokal penularan Covid 19,” katanya.

Rektor Unsyiah juga mengaku siap bekerjasama dengan Pemkab Aceh Besar dalam penanganan Covid-19. “Hari ini Unsyiah mempunyai banyak SDM lulusan luar negeri yang paham tentang hal ini, dan mempunyai beberapa ruang spesimen untuk digunakan dalam penanganan Covid 19,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar Anita, SKM., M.Kes menuturkan, kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap untuk 2000 masyarakat di Aceh Besar.

“Saya juga mengimbau agar tetap waspada dan menjaga imunitas tubuh demi mencegah dan mengantisipasi penularan Covid-19 di Aceh Besar,” harapnya.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan ini bekerja sama dengan Unsyiah secara responsif dan efektif untuk mendata intensitas penularan Covid-19 di Aceh Besar.

Sekedar informasi, kasus Covid-19 di Aceh Besar sejauh ini sudah 148 kasus secara keseluruhan, meninggal 4 orang, dan sembuh 18 orang. Selain itu, 26 orang masih dalam perawatan. (Red)
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com