IJN - Suka Makmue | Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya atas capaian pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dinilai efektif dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Aceh.
Apresiasi tersebut disampaikan melalui surat Kemenkes RI Nomor IM.04.05/Wamenkes/109/2026 tentang Apresiasi Pelaksanaan CKG Kabupaten Pidie dan Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.
Surat yang ditandatangani Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD., Ph.D. itu menyebutkan Kabupaten Nagan Raya menunjukkan pelaksanaan CKG yang efektif, dengan rata-rata kehadiran mencapai 30 peserta per puskesmas setiap hari, sekaligus menjadi capaian tertinggi di Provinsi Aceh.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya Hj. Syarifah Burhani, S.E., M.Si., mengatakan apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pelaksanaan CKG dan memperluas jangkauan masyarakat yang mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan.
“Alhamdulillah, Kabupaten Nagan Raya masuk dua kabupaten terbaik bersama Kabupaten Pidie di Provinsi Aceh dalam pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis,” kata Syarifah dalam keterangannya di Nagan Raya, Jumat 2 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan CKG di Kabupaten Nagan Raya selama periode Juli hingga September 2026 telah mencapai lebih dari 46 persen.
“Kegiatan CKG terus kita lakukan dan tingkatkan sehingga pada akhir Desember ini dapat mencapai 100 persen,” ujarnya.
Menurut Syarifah, peningkatan cakupan CKG membutuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah melalui fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Karena itu, ia mengajak masyarakat Kabupaten Nagan Raya untuk tidak melewatkan kesempatan memperoleh pemeriksaan kesehatan secara gratis dengan mendatangi puskesmas terdekat di wilayah masing-masing.
“Manfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis dengan mendatangi puskesmas terdekat di masing-masing kecamatan,” ajaknya.
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin