21 Januari 2020 | Dilihat: 118 Kali
Dinkes Aceh Singkil Gandeng Unicef Gelar STBM
noeh21
Para peserta saat mengikuti pelatihan Training Of Fasilitator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), di gedung Pemuda Pasar, Singkil.
 

IJN - Aceh Singkil | Sebagai upaya mewujudkan perilaku masyarakat yang higienis dan saniter secara mandiri, Dinas Kesehatan Aceh Singkil bekerjasama dengan UNICEF dan Yayasan Flower Aceh, melaksanakan Training Of Fasilitator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), di gedung Pemuda Pasar, Singkil, Selasa, 21 Januari 2020.
 
Kadis Kesehatan Aceh Singkil melalui Kepala Bidang Masyarakat Mansyurdin mengatakan, kegiatan yang telah dua kali dilaksanakan didaerah setempat itu untuk mencapai meningkatkan kesehatan masyarakat yang tinggi.
 
Apalagi program kegiatan tersebut merupakan suatu bentuk komitmen Pemerintah Indonesia yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No.03 tahun 2014 tentang STBM. Dengan strategi intervensi menitik beratkan pencapaian kondisi sanitasi melalu perubahan perilaku hidup higienis dengan memberdayakan seluruh komponen masyarakat.
 
Sehingga, untuk memperkuat perilaku hidup bersih, sehat dan mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan perlu adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam penggelolaan air minum dan makanan rumah tangga serta mencegah stunting.
 
Saat ini untuk angka stunting di Indonesia, provinsi Aceh menduduki peringkat ke-31 dari 34 Provinsi, dengan persentasi sebesar 37,7%, dan untuk stunting pada anak baduta menduduki peringkat ke-34 dengan persentasi 37,9% (menurut riskesdas 2018).
 
Hal ini menunjukkan, bahwa ancaman stunting masih menjadi masalah besar di Aceh untuk kesehatan bagi generasi penerus.
 
Untuk itu, perlu adanya lahir para fasilitator yang mampu menggunakan pendekatan STBM berkontribusi menurunkan angka stunting.
 
Mansyurdin berharap, dengan pelatihan yang dilakukan tersebut memberikan manfaat kepada Tim STBM Dinas Kesehatan. "Para peserta dapat menyerap ilmu yang disampaikan nara sumber untuk diaplikasikan di wilayah kerjanya masing-masing," harapnya.
 
Hadir dalam pelatihan STBM tersebut, pihak Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Dinas Kesehatan Aceh Heri, Unicef Aceh, Muhammad Afrianto, Tim Unicef dan Yayasan Flower Aceh Singkil, para petugas Puskesmas, Kecamatan, pendamping desa, Pamsimas, serta undangan lainnya.
 
Penulis : Erwan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com