06 April 2021 | Dilihat: 2404 Kali
Diusia 25 tahun, Wanita asal Aceh Ini Raih Gelar Doktor Termuda di Malaysia
noeh21
Gabriella Fardhiyanti, Doktor wanita termuda asal Aceh berhasil menyelesaikan Ujian Doktor di Malaysia. [Foto:IJN/M Ichsan]
 

IJN - Kuala Lumpur | Meraih gelar doktor menjadi dambaan bagi sebagian besar orang, terutama bagi mereka yang sudah menjadi dosen. 

Jika berbicara mengenai gelar akademik lulusan program pendidikan doktor atau Srata-3 (S3), maka kebanyakan orang akan berfikir bahwa yang mendapatkan gelar tersebut sudah tua. Namun penilaian itu tak sepenuhnya benar. Ada beberapa di antara mereka yang masih berusia sangat muda.

Baca Juga: Kabar Gembira! Pemkab Nagan Raya Buka Seleksi Calon Penerima Beasiswa

Wajah haru dan bangga menghiasi sosok Gabriella Fardhiyanti, di usia yang tergolong sangat muda (25) tahun dan bahkan digadang menjadi Doktor wanita termuda asal Aceh berhasil menyelesaikan Ujian Doktor dengan gelar PhD dari Taylor's University, Malaysia.

Baca: Kabag Humas Aceh Besar: Ambulance Laut Pulo Aceh Sudah Mulai Ditender

Ujian tersebut berlangsung melalui webinar zoom, Senin 5 April 2021 di Malaysia.

Gaby sapaan gadis asal Aceh tersebut berhasil mempertahankan Judul disertasinya di depan pembimbing serta penguji diantaranya; Prof Datuk Seri Dr. Victor Wee dan Co- Supervisor Dr. Puvaneswaran A/L Kunasekaran. Prof. Neethiahnanthan Ari Ragavan, Prof. Emeritus, serta Prof Ahmad Puan Mat Som. 

"Alhamdulillah, Successfull Passed PhD VIVA Voce examination, Its has been a wonferfull Journey since March 2018 - until April 2021,"dikutip media melalui caption Instagram yang diunggah Gaby.

Baca Juga: Kabar Gembira! Pemko Sabang Buka Seleksi Beasiswa D-III Aceh Carong

Seperti diketahui, Sosok Gaby wanita kelahiran 15 Juni 1995 juga berasal dari Kota Lhokseumawe, ini suatu kebanggaan tersendiri bagi kota kelahirannya. 

Adapun judul yang berhasil dipertahankan Gabriella Fardhiyanti yaitu, "Air Connectivity In Promotion ASEAN Social Integration: Case Study Of AIRASIA Malaysia".

Disertasi ini adalah terkait Promosi tentang Integrasi Sosial penerbangan maskapai Kawasan ASEAN. Dengan Studi Kasus Maskapai AIRASIA. 


Penulis: M Ichsan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com