18 Juni 2021 | Dilihat: 55 Kali
Fadli Zon Singgung Kerja BPIP dan BIN Soal 85 Persen Milenial Rentan Terpapar Radikalisme
noeh21
 

IJN - Jakarta | Politikus Partai Gerindra Fadli Zon blak-blakan angkat suara terkait pihak Badan Intelijen Negara (BIN) yang menyebut sebanyak 85 persen generasi milenial di Indonesia rentan terpapar radikalisme.

"Jadi apa kerjanya BPIP dan BIN dll, sehingga bisa 85 persen milenial rentan terpapar radikalisme?" jelas Fadli Zon kepada GenPI.co, Kamis (17/6).

Baca: Relawan Bentuk Sekretariat Jokpro, Usung Jokowi-Prabowo 2024

Menurut Fadli Zon, BIN salah dalam merumuskan apa itu radikalisme. "Angka ini mendiskreditkan kaum milenial. Saya tak percaya,"tegas Anggota DPR RI dilansir wartaekonomi, Jumat 18 juni 2021

Sebelumnya, Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto menyebut, bahwa sebanyak 85 persen anak muda bisa terjerat paham radikal yang saat ini justru banyak tersebar melalui media sosial.

Baca: BIN Ungkap Orang Dalam Jadi Agen Asing

"Ada survei dari BNPT terbaru, bahwa 85 persen generasi milenial rentan terpapar radikalisme,"jelas Wawan dalam webinar soal strategi, kebijakan, dan pembangunan.

Tidak hanya itu, Wawan juga menilai bahwa media sosial telah menjadi salah satu inkubator radikalisme yang menyasar kaum muda, baik kaum muda intelektual maupun kaum muda biasa."Medsos disinyalir telah menjadi inkubator radikalisme khususnya bagi generasi muda," ungkap Wawan.

Baca Juga: Ini Daftar Nama Kepala BIN Daerah Yang Dirotasi

"Kondisi ini patut menjadi perhatian bersama mengingat Indonesia sedang menghadapi bonus demografi. Ini menjadi sebuah pedang bermata dua jika kita tidak pandai menatanya,"pungkasnya.



Sumber: wartaekonomi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com