15 Juli 2019 | Dilihat: 14762 Kali
Geprindo Pertanyaan Sikap Polri Yang Buru Perekam Video WN China Diduga Dalam Truk TNI
noeh21
Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) Bastian P. Simanjuntak. Foto /Net
 

IJN - Jakarta | Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) Bastian P. Simanjuntak mempertanyakan sikap Polri yang terkesan memburu pembuat video Warga Negara (WN) Cina yang diduga diangkut di dalam truk TNI.

"Sekelompok orang yang diduga warga negara Cina diangkut oleh truk yang menyerupai Truk TNI tanpa plat (Nomor Polisi) dengan velg ban berwarna merah," ujar Bastian P. Simanjuntak, dalam siaran pers yang diterima Indojayanews.com Senin 15 Juli 2019.

Menurut Bastian, wajar jika masyarakat resah dengan kejadian tersebut.

"Kami berharap Polri tidak terburu-buru menuduh pembuat video tersebut sebagai pihak yang dengan sengaja menyebar hoax untuk menciptakan kegaduhan," katanya.

Bastian menambahkan, seharusnya Polri menyelidiki mengapa ada truk seperti itu tanpa plat bisa bebas berkeliaran di jalan.

"Kalau memang bukan truk TNI lalu truk siapa? Apa maksud mereka menggunakan cat mirip truk TNI?. Mengapa mereka berani mengangkut orang-orang yang diduga sebagai WN Cina tanpa nomor plat polisi?," ungkapnya.

Kewaspadaan masyarakat terhadap derasnya arus Imigran dari Cina jangan selalu dianggap sebagai berita hoax, atau ujaran kebencian terhadap etnis tertentu.

"Namun sebaliknya harus dianggap sebagai bentuk kewaspadaan rakyat terhadap hegemoni asing, yang dasarnya justru kecintaan rakyat terhadap bangsa dan negaranya," paparnya.

Menurutnya lagi, Polri harusnya mencari data dengan mendatangi para pelaku dalam video tersebut. 

"Dengan demikian masyarakat akan tahu apa motif para pelaku dalam video tersebut, bukan malah menangkap yang merekam peristiwa itu secara terburu-buru," terangnya.

"Efeknya nanti masyarakat yang mengetahui sebuah kejahatan tidak akan berani merekamnya. Harusnya Polri berterima kasih dengan adanya rekaman video tersebut karena membantu kerja Porli," demikian Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) Bastian P. Simanjuntak.

Editor : Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com