27 September 2019 | Dilihat: 907 Kali
Panglima TNI: Siapa Gagalkan Pelantikan Presiden, akan Berhadapan dengan TNI
noeh21
 

IJN - Jakarta | Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa siapa pun yang ingin menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 akan berhadapan dengan TNI.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI di Skuadron 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat, 27 September 2019. Adapun pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2019.

Hadi menjelaskan, bahwa tugas TNI adalah menjaga keutuhan dan keselamatan bangsa, dengan begitu begitu, demokrasi dan konstitusi bisa ditegakkan. Karena itu, siapa pun yang melakukan tindakan anarkis akan berhadapan dengan TNI.

"Saya Panglima TNI ingin menegaskan bahwa tugas TNI adalah menjaga keutuhan dan keselamatan bangsa sehingga demokrasi dan konstitusi dapat ditegakkan," ucap Panglima TNI.

Hadi juga menegaskan bahwa Jokowi dan a'ruf Amin terpilih secara sah pada pemilu 2019, dan TNI akan berada di garis terdepan membela apabila ada yang ingin menjegal pelantikan presiden-wakil presiden terpilih.

"Siapa pun yang melakukan tindakan anarkis, inkonstitusional, cara-cara yang kurang baik, termasuk ingin menggagalkan pelantikan presiden dan wapres terpilih hasil pemilu akan berhadapan dengan TNI," tegas Hadi.
 
Penulis : Hidayat. S
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com