14 Februari 2019 | Dilihat: 208 Kali
Panitia Bogor Street Festival Gelar Konfrensi Pers di Makodim
noeh21
Panitia Bogor Street Festival Gelar Konfrensi Pers di Makodim. Foto: IJN
 

IJN - Bogor | Panitia Bogor Street Festival menggelar kegiatan jumpa pers dalam rangka pelaksaan kegiatan Bogor Street Festival yang rencana akan dilaksanakan pada 19 Februari 2019 mendatang. Kamis 14 Februari 2019.

Jumpa pers dilaksanakan pada pukul 11.00 WIB bertempat di Makodim 0606 Kota Bogor, yang dihadiri langusng Wali Kota Bogor, Asisten Pemerintahan Setda Kota Bogor, Dandim 0606 Kota Bogor, Waka Polresta Bogor Kota , Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bogor

Hadir juga dalam kesempatan itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor dan sejumlah awak media cetak, online dan televisi.

Ketua Pelaksana Bogor Street Festival 2019, Arifin Himawan, dalam pertemuan itu menjelaskan, kegiatan Bogor Street Festival merupakan ajang pemersatu bangsa sebagaimana tema yang diambil dalam kegiatan itu nanti.

"Kegiatan bertema 'Ajang Budaya Pemersatu Bangsa' itu tema kemasannya 'Katumbiri' yang berarti pelangi mengandung makna penilaian dan kebersamaan dalam keberagaman. Diharapkan dapat menjadi semangat bersama warga bogor untuk Indonesia dalam merawat keberagaman. Tema pertunjukannya yaitu Lighting Festival," jelas Arifin Himawan.

Acara tersebut dikabarkan akan dihadiri dan dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan 1000 pendukung kesenian dan kebudayaan. "Pesan yang disampaikan adalah semangat pluralisme, promosi kebudayaan dalam memprerat kesatuan bangsa," tuturnya.

Sementara Wali Kota Bogor mengatakan, ketika FMB menyatakan sikap menolak giat Cap Goh Meh serentak, langsung disampaikan tanggapan dari Muspida Bogor bahwa ini adalah kegiatan budaya. Kegiatan kebersamaan dalam keberagaman.

"Cap Goh Meh bukan hanya wujud pelaksanaan budaya saja tetapi ini merupakan warisan budaya bangsa. Pemerintah Kota, dan Muspida akan berkolaborasi untuk mengawal kegiatan Bogor Street Festival CGM 2019 ini untuk memberikan output kepada seluruh masyarakat luar bahwa ini merupakan ajang kehidupan toleransi di Kota Bogor," jelas Wali Kota.

Wakapolres Bogor Kota menyebut, ranah Polres dalam giat ini adalah melaksanakan giat pengamanan acara, mengingat banyaknya tamu undangan negara dan masyarakat yang akan hadir dalam acara CGM 2019, termasuk pengamanan jalur lalu lintas. "Kita akan mengadakan simulasi pengamanan pada hari Sabtu 16 Februari 2019," ungkap Wakapolres.

Selain itu, Dandim 0606 Kota Bogor, Kodim 0606 Kota Bogor juga akan mendukung penuh kegiatan tersebut. Kegiatan ini dianggap dapat meningkatkan roda ekonomi Kota Bogor, karena telah menjadi ikon destinasi pariwisata.

"Kita sudah ditakdirkan berbeda-beda, diatas dasar itu mari kita dukung segala macam budaya dan kita lestarikan sebagai cerminan alat pemersatu bangsa. KPU kota bogor akan hadir sekaligus mengkampanyekan sosialisasi untuk mensukseskan Pemilu 2019 di Kota Bogor dengan aman dan damai," demikian pungkas Dandim.

Penulis : Ruddy S
Editor  : Hidayat S
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com