24 Maret 2020 | Dilihat: 300 Kali
Rena dan Resti KAGUM Group, Donasikan Hotel 99 Kamar Grand Serela Setiabudi Jadi RS Rujukan Covid-19
noeh21
Kakak-beradik ini mendonasikan Hotel Grand Serela Setiabudi jalan Hegarmanah untuk dijadikan RS Rujukan Covid-19 khusus Orang dalam Pemantauan (ODP). (Indojayanews.com/Harri Safiari)
 

IJN - Bandung | kakak-beradik, yang akrab disapa Duo Srikandi Kagum Group Rena Husada dan Resti Husada terpanggil berbuat sesuatu bagi warga Jawa Barat, terkait wabah Covid -19. Keduanya, mendonasikan Hotel Grand Serela Setiabudi jalan Hegarmanah untuk dijadikan RS Rujukan Covid-19 khusus Orang dalam Pemantauan (ODP).
 
Hal ini terungkap saat Press Conference Kagum Group, Senin, (23/3/2020), di Hotel Grand Serela Setiabudi jalan Hegarmanah Bandung, turut hadir Presiden Director KAGUM Hotels Yundi, dan Operational Director KAGUM Hotels Nandang.
 
Diketahui, wabah Covid -19 sudah menjadi pandemi, penyebarannya begitu cepat keseluruh dunia termasuk Indonesia. Korban yang terpapar positif maupun yang dalam pengawasan mencapai jutaan orang. Bahkan, telah dinyatakan sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia (PHEIC) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 30 Januari 2020.
 
Fenomena yang melanda dunia termasuk Indonesia ini menggugah Duo Srikandi dari KAGUM Group Rena Husada dan Resti Husada, untuk berbuat sesuatu bagi masyarakat Jawa Barat khususnya kota Bandung terkait wabah COVID-19 ini.
 
Hal tersebut mendapatkan Respon positif dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
 
Upaya ini dilakukan sebagai upaya penanganan bila terjadi jumlah Rumah Sakit rujukan di Bandung, atau Jawa Barat tidak dapat menampung pasien Covid-19.
 
Langkah nyata itu, Duo Srikandi KAGUM Group bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sepakat Hotel Grand Serela yang memiliki 99 kamar, di Jalan Hegarmanah No.9-15 Bandung didonasikan untuk dijadikan tempat tambahan perawatan pasien Covid -19.
 
"Pendonasian hotel Grand Serela merupakan komitmen KAGUM Group dan KAGUM Hotels untuk selalu bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, masyarakat Jawa Barat," kata Rena Husada.
 
Lebih lanjut Rena Husada mengatakan, rencana mendonasikan hotel Grand Serela untuk dijadikan tempat perawatan pasien Covid-19, sudah disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hari Jumat 20 Maret 2020 dan telah direspon positif, dan yang terpenting akan disosialisasikan melalui aparat setempat.
 
"Pada Minggu, 22 Maret 2020 hotel Grand Serela Setiabudi telah disurvei oleh Dinkes Jawa Barat, dan hasilnya 98,8 persen memenuhi syarat kesehatan lingkungan hotel," ungkap Rena Husada.
 
Lebih jauh Rena Husada mengatakan, hotel Grand Serela tidak melayani tamu selama hotel ini dijadikan tempat perawatan COVID-19, "Staf dan karyawan dialihkan ke unit hotel lain, kecuali karyawan building management tetap masuk seperti biasa, sebab jika ada terjadi sesuatu dengan network building system dapat diatasi," ujarnya.
 
"Saya dan Resti Husada berbagi peran dalam upaya penanggulangan penyebaran COVID-19 sebagai wujud kepedulian perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan dan pariwisata profesional, dan ikut bertanggung jawab serta turut mendukung gerakan mengurangi dan menghentikan penyebaran COVID-19," kata Rena Husada.
 
Rena Husada menegaskan KAGUM Group tidak menerima sepeser pun dari Pemerintah terkait pendonasian hotel Grand Serela, "Kami murni kemanusiaan," ujarnya.
 
Mengenai kapan dimulainya operasional RS Rujukan Covid-19 khusus Orang dalam Pemantauan (ODP) di Hotel Grand Serela Setiabudi, Rena Husada mengatakan hal tersebut tergantung Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
 
Resti Husada, Creative Director KAGUM Group menambahkan, dalam upaya memantau penyebaran Covid -19, KAGUM Hotels mengeluarkan kebijakan bagi karyawan dan tamu hotel, wajib mencuci tangan dengan sanitizer, mengukur suhu tubuh, dan menggunakan masker.
 
"Properti dan fasilitas ini tersedia di setiap KAGUM Hotels, jika ada yang terindikasi Covid 19, kami bekerjasama dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin kota Bandung," kata Resti Husada.
 
"Kami berharap semua pihak dapat mendukung langkah-langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung di mana masyarakat dapat tetap beraktivitas dengan aman dan sehat, sampai situasi dapat kembali terjaga dan terkontrol serta wabah Covid 19 yang menjadi pandemi ini segera berlalu," kata Resti Husada.
 
Bagi pasien positif maupun yang dalam pengawasan, Resti minta untuk tidak panik dan tetap semangat, semuanya pasti bisa sembuh serta fokus pada penyembuhan masing-masing, dan yang terpenting harus hati-hati, jaga diri, dan tetap disiplin menjaga stamina jangan sampai ngedrop. 
 
"Ayo bersama-sama kita kalahkan Covid-19, KAGUM Group gerak cepat melayani Covid-19," pungkas Resti Husada yang diamini Rena Husada. 
 
Penulis : Harri Safiari
Editor    : Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com