29 September 2018 | Dilihat: 522 Kali
Satu Desa di Palu Hancur Diterjang Tsunami, 20 Orang Tewas
noeh21
Kapal nelayan berukuran besar terdampar di permukiman warga Desa Mambora, Kota Palu akibat terseret tsunami. FOTO/iNews/HUZAIR ZAINAL
 

IJN | PALU - Gempa dahsyat sebesar 7,7 Skala Richter (SR) yang mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah menyebabkan kerusakan parah di sejumlah wilayah. Salah satunya di Desa Mamboro yang terletak di perbatasan Kota Palu dan Donggala. 

Dari pantauan wartawan di lapangan, Desa Mamboro yang berada di pesisir pantai ini hancur rata dengan tanah. Bahkan sebuah kapal nelayan berukuran besar naik hingga jalan setelah diterjang tsunami. Korban tewas di Desa Mamboro dilaporkan sebanyak 20 orang. 

Jalan Trans Sulawesi juga dilaporkan lumpuh total karena longsor. Sejumlah derah yang berada di jalur dari Donggala ke Palu dan Makassar terisolir. Selain itu, jaringan komunikasi masih terganggu.

Sebelumnya, Badan Nasional penanggulan Bencana (BNPB) menyebut korban meninggal dalam bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah mencapai 48 jiwa. Sementara korban luka-luka ditaksir mencapai 300 orang. 

Kepala Pusat Informasi Data dan Humas BNPB Sutopo Purwonugroho mengatakan, berdasarkan data yang didapat BNPB saat ini korban jiwa akibat gempa bumi di Donggala, Palu, Sulteng mencapai 48 jiwa. 

"Gempa terparah di Donggala dan menimbulkan korban jiwa yang cukup banyak," katanya dalam konpers di Kantor BNPB di Jakarta, Sabtu (29/9/2018).

Sumber : Sindonews.com
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com