02 April 2019 | Dilihat: 368 Kali
Banda Aceh, Aceh Besar dan Kota Sabang Jalin Kerjasama Pengembangan Pariwisata
noeh21
Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, Walikota Sabang Nazaruddin, Dan Walikota Banda Aceh Aminullah Usman
 

IJN - Sabang | Dalam rangka mensinergikan pemanfaatan  potensi daerah, Pemerintah  Kota Banda Aceh, Aceh Besar dan Pemerintah Kota Sabang jalin kerjasama pengembangan pariwisata. 

Keseriusan ketiga daerah ini ditandai dengan mengadakan pertemuan sekaligus  penandatanganan naskah kerjasama oleh Walikota Banda Aceh Aminullah Usman, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali dan Walikota Sabang Nazaruddin, pada Selasa 2 April 2019, di ruang kerja walikota Sabang.

Walikota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan, hari ini kembali kita bangkitkan kerja sama segitiga daerah, yaitu  Banda Aceh, Sabang, dan Aceh Besar.

Ketiga daerah ini punya potensi yang luar biasa contohnya adalah Banda Aceh punya berbagai cagar budaya, mulai dari Masjid Raya Baiturrahman, kapal apung dan museum tsunami, begitu juga Sabang dengan Wisata Baharinya, Aceh Besar Wisata Kuliner dan Wisata pantainya yang luar biasa.

Potensi ini  harus bersinergi dan bersama-sama kita mempromosikannya, baik domestik maupun mancanegara.

Yang diharapkan kedepan wisatawan yang datang akan berbondong-bondong karena kita sudah mempromosikan bersama daerah kita.

Untuk kemajuan  pengembangan daerah tidak hanya dalam bidang pariwisata, tetapi   dalam hal-hal lain pun bisa kita majukan bersama, kata Aminullah.

Lebihlanjut dikatakan,  kita juga bisa melakukan  kerja bersama bidang transportasi dan pemberdayaan dibidang Infrastruktur,  contohnya adanya pelabuhan dan bidang lainnya  dapat kita kembangkan secara bersama.

Untuk saat ini fokus utama  pada pariwisata,  bagaimana menggenjot dan memanfaatkan potensi serta kelebihan daerah yang  akan  mendatangkan wisatawan yang banyak. 

Dari anggaran yang ada di  APBK sangat sedikit, yaitu  Banda Aceh 1,2 Triliun, Sabang mungkin sekitar Rp  800 M dan  Aceh Besar  mungkin lebih besar, tetapi desanya  mencapai 600 desa  jadi kecil juga jadinya anggaran yang ada. 

Untuk itu, bagaimana sumber selain dari APBK, APBN, ada jugalah investor,  tapi yang paling besar investasi pemasukan daerah adalah kedatangan wisatawan.

"Tidak ada para wisatawan yang datang berkunjung yang jalan kaki, ”semuanya bawa uang” , ujarnya.

Menurutnya, daerah seperti banyuwangi mereka memulai dengan 400 Wisatawan datang pertahun , tetapi  5 tahun kedepannya setelah mereka genjot promosi  menjadi  5 juta pertahun.

Hal seperti inilah yang diharapkan, karena daerah  kita kaya raya dengan potensi daerah, dan  harus mampu meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, ujar Aminullah.

Kesempatan yang sama Bupati Aceh Besar Mawardi Ali mengatakan, kerjasama regional antara Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang, yang pertama adalah kawasan ini adalah kawasan yang satu historis sejarahnya, yang kedua kita ingin membangun kawasan ini menjadi kawasan yang berintegrasi, tidak masing-masing.

Integrasi ini dalam berbagai aspek, aspek ekonomi ,pariwisata dan transportasi serta Infrastruktur. Dimana selama ini terputus-putus sehingga tidak bisa menyelesaikan persoalan.

Sebagai contoh misalnya Aceh Besar dengan Banda Aceh, Banda Aceh butuh air, tentu sumber airnya berada di Aceh Besar. Transportasi sekarang berada di Kutaraja (Trans Kutaraja) tapi bagaimana Trans Kutaraja itu bisa menyambung destinasi-destinasi yang ada di Aceh Besar dan Sabang. 

Kecepatan  daerah  ini bisa menyambung menjadi satu terintegrasi tidak masing-masing. Kalau ini bisa kita wujudkan saya yakin kawasan ini bisa tumbuh dengan cepat, baik disektor ekonomi, sektor pariwisata infrastruktur dan sektor yang lain.
 
"Kami sepakat dan  akan membentuk  lembaga khusus yang nantinya akan mendiskusikan, dan  kemudian melahirkan pikiran-pikiran untuk  kerjasamakan  lebih detail. Berkaitan dengan hal itu dalam waktu dekat ini akan kita seminarkan dulu di Unsyiah  dengan  pakar-pakar pembangunan dari berbagai sektor untuk bisa memberikan pikiran-pikiran  bagi kemajuan tiga daerah ini, "kata Mawardi.

Walikota Sabang Nazaruddin mengatakan, dengan bangkitnya Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang akan menjadi satu kesatuan yang sangat besar, artinya dengan menyatunya 3 daerah ini maka kekuatan itu akan sangat besar untuk memajukan daerahnya masing-masing . 

Saling mensupport,saling melihat, saling berkoordinasi, treutama karena kita wilayahnya adalah wilayah kepulauan dengan ada satuan besar ini maka secara dampak ekonomi masyarakat lebih cepat 10 kali lipat dibandingkan kita berjalan sendiri-sendiri, ujar Nazaruddin.

Penulis : Windi
Editor : Rudi H
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com