21 November 2020 | Dilihat: 51 Kali
HIPKIN Aceh: Hari Guru, Momentum Tingkatkan Kualitas Guru
noeh21
Ket Foto : Ketua HIPKI (Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia) Provinsi Aceh, Dr. Azhar, M. Pd. (Ist)
 

IJN - Banda Aceh | Dalam rangka menyambut hari guru pada 25 November 2020 mendatang, HIPKI Aceh (Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia) mengatakan guru menjadi kunci keberhasilan pendidikan. Sebab, perananya sangat penting dalam mentransfer ilmu serta memberikan karakter dan contoh yang baik kepada anak didik.

Ketua HIPKI (Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia) Provinsi Aceh, Dr. Azhar, M. Pd. mengungkapkan, hari guru tahun ini diharapkan menjadi momentum intropeksi diri bagi tenaga pendidik. Guru diingatkan untuk selalu meningkatkan kualitas mengajar, sehingga menghasilkan proses belajar yang bermutu.

“Guru adalah salah satu ujung tombak keberhasilan pendidikan di sekolah, karenanya, kualitas diri harus terus ditingkatkan,"ungkap Ketua HIPKIN Aceh, Dr. Azhar, M. Pd. Sabtu 21 November 2020

Dr. Azhar yang juga merupakan Calon Rektor IAIN Lhokseumawe periode 2021-2025 ini mendorong para guru untuk mempertajam pendidikan karakter. Sebab, di era modern sekarang banyak pelajar memiliki karakter buruk akibat pengaruh teknologi yang semakin pesat.

“Di era milenial ini, pendidikan karakter harus benar-benar diperkuat,”jelas Dr. Azhar.

Baca Juga : Berkas Kasus Pemerkosaan Siswi SMA di Aceh Utara Dilimpahkan Ke Jaksa

Tidak hanya Guru, Dr. Azhar juga mengingatkan kepada siswa untuk melakukan 5 hal yakni, taat kepada kedua orang tua, ta’at kepada guru, rajin belajar, mendirikan salat dan mengaji. “Kalau ingin sukses 5 hal ini harus dijalankan,”ungkap Azhar juga Alumni Doktor UIN Jakarta itu.

Hal sama juga disampaikan Wakil Ketua HIPKIN Provinsi Aceh, Muslem, S.Ag, M.Pd. 

Baca Juga : Sekolah Tatap Muka Dimulai Januari 2021, Peran Bidang Kesehatan Ditingkatkan

Muslem mengaku sangat terharu dengan akan diperingati hari guru pada tanggal 25 November 2020 mendatang. Sebab menurutnya, banyak jasa-jasa guru yang tidak bisa dibayar dengan materi. “Kalau bukan karena guru, saya tidak apa-apanya. Karena jasa guru tidak bisa kita dibayar dengan apapun,”jelas Muslem.

Diketahui, Hari Guru di Indonesia ditetapkan melalui Keputusan Presiden No 78 Tahun 1994. Keppres ini menetapkan berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus sebagai Hari Guru Nasional (HGN). Sebagai mana pada tanggal 25 November dipilih sebagai Hari Guru Nasional (HGN), berangkat dari fakta sejarah diadakannya Kongres Guru Indonesia (KGI) pada 24-25 November 1945 di Surakarta, Dalam kongres tersebut, dibentuklah organisasi PGRI untuk mewadahi semua guru di Indonesia.

Penulis : Hendria Irawan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com