05 Ags 2026 | Dilihat: 75 Kali

KKN Tematik Literasi USK di Cot Gapu Resmi Berakhir

noeh21
Teks Foto:  Mahasiswa USK dan Aparatur Gampong Cot Gapu Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen foto bersama usai acara perpisahan tanda berakhirnya pelaksanaan KKN di desa dimaksud. Foto: IJN / Amiruddin.
      
IJN - Bireuen | Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Syiah Kuala (USK) di Gampong Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, resmi berakhir. Penutupan program ditandai dengan acara perpisahan yang berlangsung penuh keakraban bersama pemerintah gampong dan masyarakat, Selasa, 4 Agustus 2026 malam.
 
Selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat, para mahasiswa melaksanakan berbagai program yang berfokus pada penguatan budaya literasi sekaligus membangun hubungan yang erat dengan warga setempat.
 
Dalam sambutan tertulis Keuchik Cot Gapu, Hermansyah, S.Pd., yang dibacakan Sekretaris Gampong Alfian, pemerintah gampong menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mahasiswa selama menjalankan KKN. Pemerintah gampong juga berharap tali silaturahmi tetap terjaga meski masa pengabdian telah berakhir.
 
"Semoga silaturrahim terus berlanjut. Kami setiap saat terbuka bila kalian ingin kembali kemari," ucap Alfian membacakan sambutan Keuchik.
 
Ketua Kelompok KKN, Farhan Mulianda, mengatakan seluruh program kerja yang telah dirancang berhasil diselesaikan sesuai target. Ia mengaku bersyukur atas dukungan pemerintah gampong (desa) dan masyarakat yang membuat seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik.
 
Farhan juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diterima selama berada di Cot Gapu serta memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan program.
 
"Kami tidak bisa melupakan penerimaan yang luar biasa dari pemerintah gampong dan masyarakat Cot Gapu. Kami akan merindukan gampong ini," ungkapnya.
 
Pada kesempatan yang sama, aktivis literasi Bireuen, Mukhlis Aminullah, memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar terus mengembangkan ilmu yang dimiliki dan menjadikannya bermanfaat bagi masyarakat.
 
Ia juga menilai keberhasilan pelaksanaan KKN Tematik Literasi menjadi faktor penting bagi keberlanjutan program kerja sama antara Perpustakaan Nasional dan Universitas Syiah Kuala pada masa mendatang.
 
"Setahu kami ini adalah tahun kedua program Perpusnas bersama USK. Tentu akan dilanjutkan bila dinilai berhasil, begitu pula sebaliknya," katanya.
 
Mukhlis berharap para mahasiswa tidak hanya mengejar penyelesaian studi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat luas.
 
Berakhirnya KKN Tematik Literasi di Gampong Cot Gapu menjadi penanda selesainya masa pengabdian mahasiswa di lapangan. Meski demikian, semangat literasi, pengalaman kebersamaan, dan hubungan baik yang terjalin selama program berlangsung diharapkan tetap menjadi warisan positif bagi masyarakat maupun para mahasiswa, demikian Mukhlis Aminullah. 
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin