02 Juni 2021 | Dilihat: 44 Kali
Raeni Anak Tukang Becak Lulus S3 Cumlaude di Inggris
noeh21
Raeni ini pernah viral ketika ia menoreh prestasi membanggakan pada 2014 silam karena lulus kuliah S-3 atau setara doktor di London Inggris
 

IJN - Jakarta | Nama Raeni sempat menjadi sorotan pada 2014 lalu. Putri dari seorang tukang becak itu keluar sebagai lulusan terbaik dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) dengan skor IPK 3,96.

Meski berasal dari keluarga dengan penghasilan seadanya, Raeni memiliki semangat untuk menimba ilmu. Wanita inspiratif itu tidak ingin menghabiskan masa kuliahnya dengan sia-sia.

Selama 3 tahun, Raeni yang pada saat itu tengah menempuh pendidikan akuntansi di Fakultas Ekonomi Unnes turut bekerja sebagai asisten dosen untuk mendapatkan uang saku. Ia juga aktif mengikuti berbagai macam lomba.

Baca JugaBaitul Mal Aceh Buka Pendaftaran Dua Beasiswa, Berikut Syarat dan Kriterianya

Jerih payah Raeni berhasil mengantarkannya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ia mendapat Beasiswa Lanjutan Magister ke Doktoral LPDP, Kementerian Keuangan RI untuk studi S2 di University of Birmingham, Inggris.

Raeni menamatkan studi S2 pada Desember 2016 lalu. Tak Sampai di situ, ia kembali mengambil program studi selanjutnya. Ia mengikuti program studi S3 di kampus yang sama.

Lewat akun Istagram, Raeni bercerita saat ini ia tengah memasuki tahun ajaran baru. Tak memungkiri, ia mendapatkan sejumlah tantangan ketika belajar di tengah pandemi COVID-19.

"Tidak terasa minggu ini telah memasuki tahun ajaran baru. Sebagai mahasiswa, belajar di saat pandemi seperti ini tentu tidak mudah," tulis Raeni di Instagram.

Saat ini Raeni tengah disibukkan dengan berbagai kegiatan riset budaya, Bunda. Meski Inggris masih dilanda pandemi COVID-19, hal itu tak menyurutkan dara asal Semarang itu untuk menimba ilmu.

Baca Juga:  Kabar Gembira! Pemkab Nagan Raya Buka Seleksi Calon Penerima Beasiswa

"Ternyata banyak kesempatan yang bisa di optimalkan seperti mengikuti beberapa kelas tambahan, seminar, networking, menghadiri konferensi, plus dapat kesempatan utk presentasi progress riset di ESC CSEAR North America yg seharusnya dilaksanakan di Kanada," tuturnya.

Raeni mengatakan, ikhtiar yang dilakukannya itu merupakan bagian dari menimba ilmu untuk senantiasa mendapatkan berkah dan manfaat. Raeni juga mengucapkan semangat untuk setiap orang yang tengah menjalankan studi.

"Untuk teman-teman yang juga sedang menempuh studi, mari kita saling mendoakan dan memberikan semangat yaa," pungkasnya.
 
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com