23 Januari 2020 | Dilihat: 112 Kali
Staisar Soroti Pendidikan Aceh Singkil Memprihatinkan
noeh21
Mahasiswa Staisar saat menemui Bupati Aceh Singkil, Dulmursid diruang kerjanya.
 

IJN - Aceh Singkil | Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdur Rauf (Staisar) Aceh Singkil, menilai kondisi perkembangan dunia pendidikan setempat belakangan ini sangat memperhatinkan.
 
Hal itu terlihat dengan tertinggal jauhnya hasil nilai ujian nasional Kabupaten Aceh Singkil dibanding dengan daerah lainnya setiap tahunnya.
 
Begitu juga dengan bidang pendidikan lainnya, Aceh Singkil juga masih jauh tertinggal dibandingkan daerah lainnya, ungkap Abdul Haris salah seorang mahasiswa Staisar Aceh Singkil, dalam press release yang diterima IJN, Rabu, 22 Januari 2020.
 
Untuk itu, agar kondisi ini tidak ikut dirasakan generasi berikutnya diminta, Pemkab Aceh Singkil dapat melakukan pembenahan-pembenahan terutama disektor pendidikan.
 
Demi kemajuan dan perubahan kearah yang lebih baik sesuai dengan slogan Bupati/Wakil Bupati Aceh Singkil terpilih, Pemkab Aceh Singkil dibawah kepemimpinan pasangan Dulsaza, tidak boleh lalai, tutup mata, telinga melihat kondisi dunia pendidikan setempat saat ini.
 
Bupati diminta agar melakukan evaluasi mencopot Kadis Pendidikan dan Kebudayaan setempat yang dinilai telah gagal membawa pendidikan Aceh Singkil dari keterpurukan.
 
Merek juga menyampaikan beberapa alasan dan ulasan mereka meminta dicopotnya Kadisdik dan Kebudayaan Aceh Singkil diantaranya,  
Hasil dari Temuaan Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) Republik Indonesia Perwakilan Aceh , dimana hasil temuan tersebut ialah Pembayaran biaya non personil perencanaan dan pengawasan sebesar 301.618.000,00, tahun 2017.
 
 Hasil dari Temuaan Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) Republik Indonesia Perwakilan Aceh, dimana hasil temuan tersebut ialah pengelolaan Hibah berupa Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini ( BOP PAUD ) sebesar 6.843.175.812,00, tahun 2017.
 
Dikatakan, ini hanya sebagai sample sebagian kecil saja, masih ada temuan yang lainya yang lebih dasyatnya di Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Aceh Singkil.
 
"Namun, jika Bupati Aceh Singkil tidak mengindahkan tuntutan kami, maka kami akan datang kembali dengan teman – teman lebih banyak lagi, hasil Temuaan BPK RI Perwakilan Aceh masih banyak lagi di tahun – tahun sebelum dan sesudahnya," ujarnya.
 
Menurut mereka, saat bertemu dengan Bupati Aceh Singkil, Dulmursid, menyahuti baik tuntutan mahasiswa. "Tahun 2020 akan segera diganti," tirunya.
 
Penulis : Erwan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com