18 Juli 2018 | Dilihat: 1192 Kali
Tanggapi SDN Sigrun, DPRK: Copot Kadisdik dan Kepseknya Selesai Urusan
noeh21
 

IJN | Subulussalam - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Subulussalam untuk kesekian kalinya mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, Ketua Majelis Pendidikan Daerah sampai anggota DPRK setempat.


Hal ini dipicu tidak proaktif Kepala Disdikbud untuk menyelesaikan berbagai  masalah ditubuh dunia pendidikan di Negeri Sada Kata itu. 


Seperti diberitakan sebelumnya, orangtua murid SDN Sigrun, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam ogah memasukkan anaknya ke SDN Sigrun karena ruang kelas tidak layak dijadikan tempat belajar. Bahkan, sebagian siswa terpaksa belajar dilantai karena kursi dan meja tidak ada. Tak hanya permasalah meja dan kursi, ruangan tersebut juga terlihat berantakan.


"Untuk itu kami mengusulkan kepada Walikota agar melakukan evaluasi total, sekaligus mencopot Kadis pendidikan dari jabatanya. Untuk apa dipertahankan kalau tidak mampu" kata anggota DPRK setempat, Rasumin Pohan melalui pesannya yang diterima IJN, Selasa 17 Juli 2018.


Rasumin Pohan mengaku miris melihat keadaan ruang belajar tersebut yang terlihat berantakan. Sebab, kata Rasumin, SDN Sigrun merupakan SDN sekolah tertua di Kecamatan Sultan Daulat bahkan telah banyak melahirkan pejabat dan tokoh di Kota Subulussalam termasuk dirinya.


" Saya kwartir jika terus dipertahankan maka kedepan kinerja dinas pendidikan sebagai ujung tombak suksesnya dunia pendidikan di Kota Subulussalam akan merosot. Pendidikan adalah investasi terbesar dalam pembangunan daerah " tambahnya.


Rasumin berharap, tak hanya Kepala Dinas yang perlu dicopot, Kepala SDN Sigrun juga semestinya dicopot dari jabatannya karena tidak mampu mengelola sekolah dengan baik " coba bayangkan, beberapa ruang belajar sangat kotor ditambah kursi dan meja tidak ada " tutupnya. (Alim)
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com