15 November 2019 | Dilihat: 1627 Kali
Aktivis Perempuan Ingatkan Jubir Pemerintah Aceh Jangan Bohongi Publik
noeh21
INDOJAYA
 

IJN - Banda Aceh | Komentar juru bicara (Jubir) Pemerintah Aceh Saifullah Abdul Gani tentang pembatalan anggaran APBA Perubahan 2019 untuk Kadin Aceh dinilai hanya untuk meredam reaksi dan protes publik.

"Komentar Pak Saifullah Abdul Gani yang mengatakan bahwa Pemerintah Aceh telah membatalkan pengadaan dan alokasi anggaran untuk Kadin Aceh kami duga hanya untuk meredam reaksi publik," kata Rahmatun Phounna, Jumat 15 November 2019.

Hal itu disampaikan Phounna kepada Media INDOJYANEWS.COM, Jumat 15 November 2019, mengingat sebelumnya Saifullah Abdul Gani juga telah mengeluarkan komentar tentang permasalahan yang ada di BPSDM Aceh mengenai dugaan curang proses penerimaan beasiswa Pemerintah Aceh beberapa waktu lalu.

Ketika persoalan tersebut muncul di media dan menghebohkan publik, pria yang akrab SAG itu mengeluarkan pernyataan bahwa pelaksana tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah telah memerintahkan agar masalah itu diusut.

"Tapi sampai hari ini kita belum melihat hasil apa yang telah diusut, siapa yang bermain dan bagaimana fakta yang sebenarnya tentang dugaan adanya permainan dalam penyaluran beasiswa kepada mahasiswa calon penerima," kata Phounna.

Oleh sebab itu Akrtivis Perempuan Aceh ini mengingatkan kepada Juru Bicara Pemerintah Aceh tersebut untuk tidak main-main, apalagi dengan mengeluarkan pernyataan pembelaan terhadap Pemerintah Aceh, jika pernyataan tersebut hanya untuk membohongi dan membodohi publik.

"Kalau memang pernyataan sebelumnya bukan Pembodohan dan pembohongan publik, hari ini kami meminta kepada Pemerintah Aceh untuk menyampaikan kepada publik dugaan permainan di BPSDM Aceh. Sudah sejauh mana kasus itu," tanya gadis asal Pidie ini.

"Jika faktanya hari ini belum ada perkembangan tentang masalah, yang katanya perintah dari Plt Gubernur untuk mengusut dugaan permainan di BPSDM, maka jangan bicara tentang pembatalan alokasi anggaran untuk Kadin Aceh karena kami tidak akan percaya."

Phounna juga mendesak Nova Iriansyah bicara dan menujukkan surat pembatalan alokasi anggaran untuk Kadin Aceh, sebagai bukti keseriusan atas ucapan Jubir Pemerintah di beberapa media.

"Sekali lagi, jangan membohongi publik. Perlihatkan kepada kami mana surat untuk membatalkan alokasi anggaran ke wadag berkumpulnya para pengusaha Aceh itu. Jangan mempermalukan diri sendiri. Sekalian juga sudah sejauh mana perkembangan kasus dugaan permainan di BPSDM Aceh," tegasnya.

Penulis: Hidayat. S
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com