07 Januari 2022 | Dilihat: 201 Kali
Berikut 9 Fakta Kasus Mahasiswi Diperkosa Eks Aktivis Kampus
noeh21
Ilustrasi
 

IJN - Bantul | Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akhirnya mengungkap dan langsung mengambil sikap atas ulah bejat mahasiswanya yang melakukan perkosaan 3 mahasiswinya. Pelaku diberhentikan dengan tidak hormat.
 
1. Masuk pelanggaran berat
 
Rektor UMY Gunawan Budiyanto mengatakan, UMY melakukan investigasi dan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan korban. Tindakan investigasi dan pemeriksaan ini melibatkan Komite Disiplin dan Etik Mahasiswa UMY sejak diketahuinya kasus tersebut hingga hari Rabu (5/1).

Baca juga : Remaja di Nagan Raya Disekap dan Diperkosa 14 Pemuda Bergiliran, 9 Pelaku Ditangkap
 
"Dari hasil pemeriksaan dan investigasi, Komite memutuskan bahwa perbuatan tersebut dinyatakan sebagai pelanggaran disiplin dan etik mahasiswa kategori pelanggaran berat," kata Gunawan, Kamis (6/1).
 
2. Pelaku di-DO
 
UMY memutuskan memberikan sanksi maksimal kepada pelaku berinisial MKA. Sanksi itu adalah memberhentikan MKA secara tetap dari status mahasiswa kampus tersebut dan dengan tidak hormat.
 
"Diberhentikan secara tetap dengan tidak hormat sebagaimana tercantum dalam Pasal 8 Peraturan Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Nomor 017/PR-UMY/XI/2021 tentang Disiplin dan Etika Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta," ucap Gunawan.
 
3. Total korban MKA ada 3 mahasiswi UMY
 
Setelah melakukan investigasi hingga hari Rabu, Gunawan mengaku muncul 2 korban lagi sehingga total korban ada 3 orang dan semuanya merupakan mahasiswi UMY.

"Dari investigasi itu kita menemukan lagi 2 korban yang semuanya adalah mahasiswi UMY," ujarnya.
 
4. Aksi MKA dimulai sejak tahun 2018
 
"Satu korban sudah berhasil diinvestigasi, yang justru malah kejadiannya terjadi 2018, satunya belum bisa didatangkan karena mengalami kecelakaan motor. Tapi dari investigasi yang dilakukan langsung dan tidak langsung, sampai hari Rabu terdapat tambahan 2 korban," ucapnya.

Baca juga : Harry Wirawan Mengaku Khilaf Perkosa Belasan Santriwati di Bandung
 
"Jadi kasus yang pertama diunggah itu (di medsos) sementara korban terakhir yang kejadiannya September 2021. Selanjutnya yang 2 (korban lagi) ditemukan belakangan itu kejadiannya sebelum 2021, bahkan ada yang 2018," lanjut Gunawan.
 
5. UMY dampingi ketiga korban
 
Ketua Komite Disiplin dan Etik Mahasiswa UMY Faris Al-Fadhat memastikan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan korban. Bahkan pihaknya juga melalukan pendampingan psikolog terhadap salah satu korban.
 
"Alhamdulilah kami berkomunikasi dengan korban dengan sangat baik, sesuai dengan prosedur komite etik dan disiplin. Setelah pertemuan dengan salah satu korban, saat ini kondisinya kita terus mendampingi para korban untuk secara psikolog," ujarnya.
 
Selain itu, ketiga korban saat ini tetap berkuliah seperti biasa. Namun untuk identitas korban pihaknya tidak bisa mengungkapkannya.
 
6. Tunggu korban melapor polisi
 
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengaku belum bisa membawa kasus dugaan asusila yang dilakukan MKA ke ranah hukum. Mengingat semua itu tergantung kepada korban akan melapor atau tidak.
 
"Sementara kasus kepada kepolisian kita menunggu. Karena kita hanya bisa melakukan penjatuhan sanksi atas dasar pelanggaran kode etik dan disiplin mahasiswa," kata Gunawan.
 
Menurutnya, kasus tersebut bisa dibawa ke ranah hukum jika korban mau melaporkannya ke pihak Kepolisian. Mengingat pihaknya tidak bisa memberikan sanksi hukum terhadap MKA.
 
"Sementara kalau sudah ke ranah pidana kita bergantung kepada korban," ucapnya.
 
Jika korban berkeinginan membawa kasus tersebut ke ranah hukum pihaknya dengan senang hati menyediakan pendampingan hukum. Semua itu agar korban mendapatkan keadilan atas apa yang sudah dilakukan MKA.
 
"Kalau memang korban memang ingin membawa kasus ini ke ranah hukum maka kita akan menyediakan pendampingan hukum kepada korban," ujarnya
 
8. Polres Bantul: belum ada laporan
 
"Sampai hari ini belum ada laporan soal kasus UMY. Kalau ada akan langsung kami tindaklanjuti," ujar Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Archye Nevadha, dikutip dari Detikcom, Jum'at 7 Januari 2022.
 
9. Komitmen zero tolerance
 
Penanganan kasus berujung pemecatan MKA, kata Rektor Gunawan, sebagai sikap tegas UMY dalam menyelesaikan kasus dugaan tindak kekerasan seksual di lingkup mahasiswa. Mengingat UMY mengedepankan prinsip zero tolerance terhadap pelanggaran disiplin dan etika, terlebih yang mengarah pada kasus kriminalitas.
 
 
 
 
Sumber : Detikcom
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com