03 Juni 2021 | Dilihat: 182 Kali
Breaking News: Suami Istri Ditemukan Bersimbah Darah Diduga Digorok di Bireuen
noeh21
Pasangan suami-istri di gorok di Bireuen. Foto IST
 

IJN - Bireuen | Sepasang suami istri ditemukan bersimbah darah diduga menggorok leher sendiri dalam kamar di Dusun Peutuha Bahron Desa Cot Jabet, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen.

Adapun indentitas yakni Abdul Karim (33) dengan korban Kartini Binti M Hasan (34). Dari hasil penyelidikan barang bukti yang ditemukan yakni berupa 1 buah silet berbekas darah, 1 unit HP merk Samsung warna putih dan 1 unit HP merk OPPO warna purple, 1 Sachet bekas obat kuat, Beberapa butir diduga obat kuat warna cokelat bentuk bulat, dan beberapa butir diduga obat kuat warna hitam bentuk lonjong. 

Kapolres Bireuen AKBP Taufiq Hidayat S.H S.IK M.Si melalui Kasat Reskrim, AKP. Fadilah Aditya Pratama kepada INDOJAYANEWS.COM, mengatakan kejadian tersebut terjadi pada 3 Juni 2021 kemarin, sekitar pukul 05.18 WIB.

"Kejadian itu berdasarkan laporan Kades Cot Jabet, Maulidar yang datang ke Polsek Gandapura guna melaporkan adanya korban dan pelaku sedang berada di kamar dalam keadaan berlumuran darah,"kata Kasat Reskrim, AKP Fadilah, Kamis 3 Juni 2021.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Gandapura berkordinasi langsung dengan Kasat Reskrim Bireuen, Kaur Ident, Kanit Pidum serta Tim Opsnal. Kemudian, Kapolsek Gandapura beserta anggota dan Kasat Reskrim beserta anggota mendatangi tempat Kejadian Perkara (TKP), setibanya di lokasi korban dan pelaku ditemukan sudah meninggal dunia.

"Dari hasil olah TKP, pencarian saksi, bukti, maupun petunjuk pembunuhan terhadap korban yang diduga dilakukan oleh pelaku (suami korban), ditemukan 1 buah silet SDI ditangan kanan,"kata Kasat Reskrim.

Kasat menyebut, korban diduga sudah meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB (1 jam sebelum diketahui), sedangkan pelaku baru meninggal dunia.

Dijelaskan Kasat Reskrim, berdasarkan keterangan saksi dari Ayah korban, M. Hasan Ali dan saksi Ti Hasanah juga menguatkan adanya pembunuhan terhadap korban yang diduga dilakukan oleh pelaku sekitar pukul 04.00 WIB.

"Kedua saksi berada 1 rumah dengan korban, namun berbeda kamar dan sempat mendengar korban memanggil ayah sebanyak 2 kali,"jelas Fadilah.

Ayah Korban M. Hasan Ali mengetuk pintu kamar akan tetapi pelaku menjawab bahwa korban hanya sedang mengigau.

Lalu, M. Hasan Ali duduk di ruang tamu, sekitar 10 menit kemudian, Namun M. Hasan Ali tidak mendengar suara apa-apa lagi, maka ia keluar rumah lalu mendobrak jendela kamar korban, dan melihat korban dan pelaku sudah berlumuran darah.

"Ibu korban memberitahukan kejadian tersebut ke Musnaidir, kemudian Musnaidir datang ke TKP dan langsung mendobrak pintu kamar serta ditemukan korban sudah meninggal dunia, sedangkan pelaku masih bernafas (sekarat) tidak lama kemudian meninggal dunia,"jelasnya

​​​​​​Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi bahwa pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban diduga dengan cara menggorok leher korban dengan menggunakan silet SDI."Setelah korban meninggal dunia, pelaku melakukan bunuh diri menggorok leher sendiri juga dengan menggunakan silet SDI tersebut,"tambah Kasat Reskrim.

"Saat ini mayat korban dan pelaku sudah dibawa ke Puskesmas Gandapura untuk dilakukan visum et repertum bagian luar, sedangkan terhadap barang bukti telah dilakukan penyitaan. Untuk motif pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban diduga adanya masalah rumah tangga sedangkan terkait proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan oleh Satreskrim dan Unit Reskrim Polsek Gandapura,"tutupnya. (Red)
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com