29 Januari 2020 | Dilihat: 296 Kali
Diduga Arogan, YARA Minta Manager PT KAI Langsa Dicopot
noeh21
Pengacara YARA, Muhammad Zubir, SH
 

IJN - Langsa | Direktur Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)  Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Muhammad Zubir, SH meminta Kepala PT. KAI Regional Sumatera Utara mencopot Manager PT. KAI wilayah Langsa, Jimmy Oscar.

Menurut Muhammad Zubir, Oscar tidak melayani masyarakat dengan baik dan tidak paham bahwa PT. KAI merupakan badan publik seperti yang tertuang dalam Pasa 1 ayat 3 Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Muhammad Zubir menjelaskan, Badan publik adalah lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara, yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

"Atau organisasi non-pemerintah, sepanjang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah," jelas Zubir, Rabu 29 Januari 2020.

Pengacara YARA ini menuding, Oscar memperlakukan masyarakat yang datang ke kantor PT. KAI wilayah Langsa dengan semena-mena. "Bahkan melebihi kewenangannya, yaitu ingin mengusir masyarakat dari kantornya ketika terjadi perdebatan antara masyarakat dengan Oscar mengenai masalah di lapangan yang dibawa masyarakat. Seolah-olah itu kantor pribadi dia," ungkap Zubir.

Pemuda Aceh Timur ini mengatakan, masyarakat yang datang membawa masalah tanah rel kereta bersebelahan dengan tanah warga. Kata dia, warga meminta agar tanah tersebut dapat difungsikan sebagaimana mestinya, namun tidak ditanggapi dengan baik oleh Oscar.

"Kami minta Oscar dicopot dari Manager PT. KAI Langsa, karena dia belum layak menjabat posisi itu, dia sangat emosional, kami sangat kecewa dengan perilaku Oscar ini. Seharusnya dia (Oscar) sebagai pimpinan bisa lebih arif dan bijaksana dalam melayani masyarakat dan memberikan solusi, bukan dengan cara emosional," tegasnya.

Selain itu, Zubir berharap agar kedepannya Manager yang ditunjuk, mampu membawa Panji PT. KAI wilayah Langsa ke arah yang lebih baik, mampu memberikan solusi kepada masyarakat mengenai permasalahan lahan rel kereta api di kawasan tersebut dan tidak arogansi.

Belum ada penjelasan dari pihak PT KAI Langsa mengenai dugaan arogansi seperti yang disampaikan Muhammad Zubir.

Editor: Hidayat. S
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com