09 Oktober 2020 | Dilihat: 894 Kali
Direktur PT PEMA Dilapor ke Polda Aceh
noeh21
Foto: Surat Laporan PT PEMA ke Polda Aceh oleh Iljas Nurdin. (IJN)
 

 
IJN - Banda Aceh | Direktur Migas PT Pembangunan Aceh (PEMA), Hasballah, resmi dilaporkan ke Polda Aceh oleh Iljas Nurdin atas dugaan penipuan pemberian cek kosong pada Tahun 2010.

Iljas yang didampingi Muzakir, SH penasehat hukumnya dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) membuat laporan resmi pada Selasa (6/10) ke Polda Aceh dengan Nomor STTLP/269/X/YAN.2.5/2020 SPKT.

Pelaporan dibuat Iljas Nurdin karena ia menilai tidak ada itikad baik dari Direktur PT PEMA setelah berulangkali berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut baik secara kekeluargaan, namun tetap tidak selesai.

Sebelumnya, Hasballah dilantik pada 14 Juni 2017 oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah sebagai Direktur Minyak, Gas Bumi dan Pertambangan pada Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh pada (8/4/2019) lalu, dan berubah menjadi PT Pembangunan Aceh (PEMA) berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor AHU-0018566.AH.01.01.TAHUN 2019.

Iljas Nurdin resmi melaporkan dugaan penipuan dengan pemberian cek kosong yang diberikan Hasballah pada tahun 2010 lalu, senilai 60 Juta dengan cek Bank BII Nomor CH 858276 tertanggal (9/9/2010), cek tersebut telah diklaim pada tahun 2010 sebanyak dua kali dan ditolak oleh BII dengan alasan cek tersebut tidak cukup saldo.

Mengetahui hal itu, Iljas langsung menelpon Hasballah, namun tidak mendapat jawaban hingga saat ini. 

“Saya telah sabar menunggu selama 10 tahun ini agar uang saya dibayarkan, tapi tidak ada itikad baik dari Hasballah untuk membayar uang saya,"ungkap Iljas Nurdin, Jum'at 9 Oktober 2020.

"Bahkan ia selalu menghindar untuk bertemu dan berkomunikasi dengan saya, oleh karena itu saya ambil keputusan untuk melaporkan ini ke Polisi,"Demikian tutup Iljas.


Penulis: Hendria Irawan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com