19 Jun 2021 | Dilihat: 754 Kali
DPP MIO Minta Polri Tangkap Pelaku Penembakan Wartawan
Pengacara Senior Pitra Romadoni Nasution, SH.MH selaku Penasehat Dewan Pimpinan Pusat Media Independen Online (DPP MIO)
IJN - Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Media Independen Online (MIO) merespon cepat peristiwa penembakan terhadap Wartawan online di Pematang Siantar.
Seperti diketahui, wartawan yang di tembak tersebut bernama Mara Salim Harahap atau sering disapa Marshal.
Berdasarkan informasi yang beredar, Kasus penembakan tersebut terjadi pada Jum'at malam (18/6), ketika korban sedang menuju kediamannya dan warga menemukan korban dalam bersimpah darah luka tembah oleh Orang Tak Dikenal (OTK).
Menanggapi hal tersebut, Pengacara Senior Pitra Romadoni Nasution, SH.MH selaku Penasehat Dewan Pimpinan Pusat Media Independen Online (DPP MIO) turut prihatin atas peristiwa penembakan terhadap salah satu wartawan media online di Pematang Siantar tersebut. Sabtu 19 Juni 2021.
Pitra Romadoni Nasution menegaskan, DPP MIO Indonesia turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Alm. Marshal Harahap.
"Semoga diberikan ketabahan bagi keluarga yang di tinggalkan, semoga amal baik beliau diterima disisi yang maha kuasa, amin," ucapnya.
Pitra Nasution mengaku, DPP MIO akan mengawal terus kasus penembakan terhadap wartawan media online di Siantar tersebut.
"Kami meminta kepada Bapak Kapolri untuk memerintahkan seluruh jajarannya dalam mengungkap kasus tersebut, apa motifnya dan siapa pelakunya sehingga bisa diketahui bersama peristiwa tindak pidana ini," tegasnya.
Selain itu, DPP Mio meminta Polri segera menangkap pelaku penembakan tersebut agar tidak muncul rasa kekhawatiran masyarakat yang dapat menggangu situasi Kamtibmas di Pematang siantar.
"Kalau pelaku penembakan ini belum ditangkap, saya kira rasa keamanan dan kenyamanan masyarakat dapat terganggu disana karena dengan peristiwa ini dapat menggangu psikis keluarga korban dan masyarakat disana, untuk itu kami minta Kapolri segera memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus penembakan tersebut,"demikian tutup Pitra. [*]