27 Jan 2021 | Dilihat: 667 Kali

Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Aceh Timur Ternyata Ayah dan Anak

noeh21
      
IJN - Aceh Timur | Satreskrim Polres Aceh Timur bersama petugas Kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Julok melakukan identifikasi terhadap temuan kerangka manusia di Dusun Meurandeh, Gampong Ulee Blang,  Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur pada Selasa, (26/01) sore kemarin.

“Penemuan kerangka bermula saat Dolisyah, (40) bersama Syahrullah, (40) keduanya warga Dusun Meurandeh, Gampong Ulee Blang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur sedang melakukan pekerjaan renovasi tambak ikan milik Elmawati, (43) menemukan kerangka manusia yang terbungkus dengan kain mukenah,” kata Kapolsek Julok, AKP Masri Aswara, Rabu 27 Januari 2021.

Lebih lanjut, Kapolsek menyebut atas temuan itu, Dolisyah memberitahukan kepada Afrizal (35), Sekdes Gampong Ulee Blang, kemudian Sekdes melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Julok Bripka Salamuddin dan kemudian disampaikan kepada pihaknya.

“Dengan sejumlah anggota, kami menuju ke lokasi sekaligus memasang Police Line di TKP," sebut Kapolsek.

Selang beberapa saat kemudian, petugas dari Puskesmas Julok bersama personel Koramil 07/Jlk dan personel Resmob Satreskrim Polres Aceh Timur tiba di TKP kemudian dilanjutkan pencarian kerangka tersebut dibantu warga setempat. 

"Setelah terkumpul kerangka dan dibawa ke Meunasah Gampong Ulee Blang guna dibersihkan," sambung AKP Masri Aswara.

"Setelah dibersihkan, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Aceh Timur melakukan pemeriksaan dan pemotretan terhadap temuan kerangka. Setelah disusun kerangka tersebut terdiri dari dua manusia, satu orang dewasa dan satu orang diperkirakan masih anak anak," ungkap Kapolsek.

Sekira pukul 20.15 WIB, M. Nasir, (38) warga Dusun Alue Iboh, Gampong Naleung, Kecamatan Julok berkeyakinan bahwa dua kerangka manusia yang ditemukan tersebut adalah jasad M. Yunus dan Mudasir yang merupakan ayah serta adik dari M. Nasir.

“Barang bukti yang ditemukan dilokasi berupa baju kemeja, celana kain, jam tangan merk Tajima, dan sepasang kaos kaki," jelasnya.

M. Nasir 80% berkeyakinan barang barang tersebut adalah milik ayah dan adiknya hilang pada Bulan Nopember 2003 silam, saat bepergian ke sekolah yang pada saat keduanya dinyatakan hilang pada masa konflik, M. Yunus berusia 51 tahun sedangkan Mudasir berusia 11 tahun. 

"Kemudian dilakukan shalat jenazah di Meunasah Gampong Ulee Blang dan kedua kerangka tersebut dimakamkan di  TPU Gampong Ulee Blang.” terang Kapolsek Julok AKP Masri Aswara.


Penulis : Mhd Fahmi
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas