20 Maret 2020 | Dilihat: 498 Kali
Hendak Pulang ke Langsa, Mobil Ketua LSM Reclasseering Aceh Dirampas Leasing Medan
noeh21
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Reclasseering Korwil Aceh, Efendi.
 

IJN - Banda Aceh | Satu unit mobil Honda CRV milik Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Reclasseering Korwil Aceh, Efendi dirampas dalam perjalanan hendak pulang ke Langsa dari Kota Medan pada Rabu (11/3) kemarin, tepatnya di depan pintu tol Helvetia Jalan Kapten Sumarsono Medan, Sumatera Utara.
 
Efendi kepada Indojayanews.com melalui pesan WhatsApp, Jumat, 20 Maret 2020 malam menceritakan, perampasan mobil miliknya itu diduga dilakukan oleh salah satu leasing mobil di Medan. Saat di lokasi kejadian, dirinya di hadang oleh dua orang sambil menunjukkan surat tagihan tunggakan mobil dari leasing selama dua bulan.
 
"Di saat saya di hadang di teriak minggir di jalan Helvetia mau masuk jalan tol, di serempetin lalu saya berhenti, dengan bapak Efendi. Namun saya menjawab iya dengan saya sendiri, ada apa ya, Namun. Mereka bilang dari pihak leasing," ungkap Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Reclasseering Aceh.
 
Namun, kata Efendi, karena mereka (pihak leasing) tidak memiliki kop surat dan stempel, dirinya menolak untuk menyerahkan mobil tersebut.
 
"Orang itu juga tidak ada surat tugas dari leasing, maka saya menolak bahkan sempat adu mulut. Akhirnya mereka mengajak saya agar sama - sama ke kantor leasing, dan saya pun menerima ajakan tersebut," terangnya.
 
Namun, tambah Efendi, ternyata bukan ke kantor leasing, tapi dirinya dibawa ke sebuah kantor organisasi yang terletak di Setia Budi. Sesampai di sana dirinya disodorkan sebuah surat tanpa ada kop dan stempel untuk ditandatangani agar mobil tersebut tidak ditarik, korban pun ikut menandatanganinya sesuai dengan permintaan mereka.
 
"Lalu ada seorang laki-laki meminta kunci kepada saya dengan alasan mau menggesek nomor mesin, supaya mereka nanti bisa menunjukkan kepada pihak leasing, bahwa mereka sudah bekerja, tanpa rasa curiga saya menyerahkan kunci tersebut, tapi tiba-tiba mobil saya dibawa kabur," ungkapnya lagi.
 
“Setelah kejadian tersebut saya membuat laporan ke polsek setempat. Namun pihak polsek tidak menerima laporan karena kami tidak cukup alat bukti seperti BPKB dan surat lainnya, saya hanya bisa menunjukkan STNK,” ujarnya.
 
Penulis : Mhd Fahmi 
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com