24 November 2019 | Dilihat: 1154 Kali
Kadisdikbud Subulussalam Kecam Penganiayaan Guru
noeh21
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Subulussalam, H. Sairun, S. Ag.
 

IJN - Subulussalam | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Subulussalam, H. Sairun, S. Ag mendatangi rumah Rahmah seorang guru kontrak di SDN Jambi Baru, Kecamatan Sultan Daulat, Minggu, 24 November 2019.
 
Rahmah merupakan guru kontrak yang sudah lama mengabdi selama 14 tahun di SDN Jambi Baru. Pada Rabu 20 November 2019 lalu, Rahmah dianiaya oleh oknum wali murid di sana dengan cara menampar, mencubit hingga menarik jilbab Rahmah hingga robek. Kejadian itu terjadi persis didepan pintu pagar SD tempat Rahmah mengajar.
 
Atas kejadian itu, Kepala Disdikbud Kota Subulussalam mengecam atas tindakan oknum wali murid yang melakukan pemukulan terhadap Rahmah. Sairun pun menegaskan sangat mendukung upaya hukum yang telah ditempuh oleh guru yg bersangkutan dengan membuat laporan ke Polsek Sultan Daulat.
 
"Saya mendukung pihak kepolisian yang sudah memproses kasus ini. Saya juga berharap agar kasus ini ditindaklanjuti sampai tuntas. Peristiwa ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak, bahwa tindakan menghakimi sendiri tidak dibenarkan oleh hukum," kata Kadisdikbut, Sairun kepada IJN melalui pesannya.
 
Sairun pun berharap jika ada permasalahan disekolah dapat dimusyawarahkan dengan beberapa pihak seperti Kepala Sekolah, Komite dan Dinas Pendidikan, bukan melakukan tindakan main hakim sendiri.
 
Sairun pun memberikan semangat kepada Rahmah agar tidak patah semangat untuk mengabdi sebagai guru.
 
"Kami selalu memberikan dukungan dan mengawal kasus ini sampai tuntas. Jangan khawatir kami ada mendukung mu," ujar Sairun dihadapan Rahmah.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang wali murid berinisial SN diduga melakukan penganiayaan terhadap Rahmah seorang guru kontrak di SDN Jambi Baru. Kejadian itu terjadi pada hari Rabu 20 November 2019 saat Rahmah mau masuk ke pintu pagar sekolah.
 
Saat itu, SN langsung menghadang Rahmah didepan pintu pagar dan sebelum terjadinya penganiyaan itu, SN melontarkan kata-kata kasar kepada Rahmah dan langsung melakukan penamparan, dicubit sampai menarik jilbab Rahmah.
 
Penulis : AB
Editor    : Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com