18 November 2019 | Dilihat: 1140 Kali
Lagi, Beredar Kabar di Dinas PUPR Ada Penarikan Dana 5 Proyek Fiktif
noeh21
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Subulussalam, Ir. Alhaddin, Senin (18/11/2019) (Indojayanews.com/AB)
 

IJN - Subulussalam | Desas desus dugaan proyek fiktif di Kota Subulussalam hingga kini masih hangat dibicarakan masyarakat setempat. Kenapa tidak, anggaran proyek dua kali pembayaran itu terbilang fantastis yakni sebesar Rp 2 Miliar. 
 
Yang membuat pejabat dan masyarakat tercengang, lantaran penarikan biaya proyek sebagian SKPK tanpa melalui proses resmi dari instansi terkait tiba-tiba dana sudah di tarik dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) setempat.
 
Salah satu buktinya adalah di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunkan) proyek pembangunan jalan produksi di wilayah Kecamatan Penanggalan.
 
Pada bulan April lalu, dana proyek tersebut yang nilainya Rp 106 juta sudah dilakukan penarikan tanpa sepengetahuan Kepala Distanbunkan. Pada bulan Juli dana proyek yang sama juga kembali di lakukan penarikan oleh rekanan.
 
Ternyata, bukan hanya di Distanbunkan saja yang menjadi sasaran oknum rekanan. Di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat juga disebut-sebut ada 5 proyek yang nilainya mencapai Rp 895 juta juga sudah ditarik tapi proyeknya belum dikerjakan.
 
Dengan adanya isu tersebut, Kepala DPUPR Kota Subulussalam, Ir. Alhaddin mengaku langsung memerintahkan bawahannya untuk mencek ke BPKD dan ditemukan ada 5 proyek yang disinyalir dananya sudah ditarik tanpa melalui proses dari dinasnya.
 
"Langsung saya sampaikan kepada anggota untuk tidak memproses kelima proyek tersebut lantaran saya khawatir dana nya sudah ditarik dan menimbulkan masalah. Sebab, kabar yang saya dapat dana proyek tersebut sudah ditarik," kata Alhaddin.
 
Alhaddin juga membeberkan bahwa proyek tersebut diusulkan saat perubahan anggaran tahun ini. Kelima paket itu yakni paket pembangunan jalan di Kampung Bangun Sari Kecamatan Longkib senilai Rp 186 juta. Lalu paket pekerjan jalan Kampung Suka Makmur Kecamatan Simpang Kiri senilai Rp 176 juta.
 
Selanjutnya, paket pekerjaan jalan Panglima Sahman Kecamatan Rundeng sebesar Rp 182 juta dan paket pekerjaan jalan Kampong Lae Saga, Kecamatan Longkib senilai Rp. 176 juta. Terakhir, paket pekerjaan senilai Rp 175 juta senilai Rp 175 juta. Total anggaran kelima paket ini mencapai Rp 895 juta 
 
"Sudah saya stop kelima proyek ini untuk tidak dilanjutkan," ungkapnya.
 
Penulis : AB
Editor    : Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com