15 November 2019 | Dilihat: 231 Kali
MOI Berikan Pelatihan Jurnalistik pada Gerakan Pramuka Saka Bhayangkara
noeh21
Direktur Pembinaan dan Organisasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Media Online Indonesia (MOI), Doni Ardon. Foto: Dok DPP MOI
 

IJN - Bekasi | Direktur Pembinaan dan Organisasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Media Online Indonesia (MOI), Doni Ardon memberikan materi jurnalistik pada Pramuka Saka Bhayangkara Kwartir Ranting Cibarusah dan Bojongmangu, di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat 15 November 2019. 

Materi yang disampaikan Doni Ardon berupa teknik menulis berita, reportase dan wawancara yang diisi dengan pemaparan teori dan praktik langsung di lokasi.

"Materi lain yang saya sampaikam yakni penggunaan smartphone untuk kegiatan foto dan video jurnalistik, teknik dan taktik pembuatan judul berita yang menarik dan cara penulisan teras berita yang atraktif, introduktif, korelatif dan kredibel," kata Doni Ardon di sela-sela kegiatan pelatihan jurnalistik.

Menurutnya, kemampuan dasar dalam teknis penulisan berita sangat diperlukan. Karena jika sudah mengetahui dengan baik teknik dasar, maka apa yang akan ditulis mengalir dengan sendirinya.

"Dalam teknis dasar penulisan berita ini, tentunya rumus 5W+1H harus dikuasai dengan baik, sehingga berita yang dipublish bisa dipahami. Intinya fokus kepada tujuan yang akan kita tulis," ujar Doni Ardon.

Dia berharap, adik-adik Pramuka Saka Bhayangkara Polri terus diasah kemampuan bidang juarnalistiknya agar ilmu yang diberikan tidak hilang.

"Karena untuk bisa menulis berita tidak cukup hanya satu hari pelatihan, namun harus berkelanjutan dan dibiasakan agar lama-lama menjadi terbiasa," paparnya.

Sementara Kanit Humas Polsek Cibarusah, Iptu Sutarto mengakui setuju bahwa kemampuan taktik dan teknis penulisan berita sangat penting untuk menunjang aktifitas Pramuka Saka Bhayangkara dalam membantu tugas Polri. 

"Penulisan jurnalistik sangat berkaitan dengan kegiatan kepramukaan, dimana Pramuka juga memiliki tanggung jawab untuk membuat siaran pers dan informasi yang positif tentang gerakan pramuka," jelas Iptu Sutarto.

Menurut Sutarto, sangat penting bagi Pramuka Saka Bhayangkara untuk belajar menulis dengan kaidah jurnalistik. Karena sering kali untuk kegiatan-kegiatan tertentu, Pramuka diminta untuk membuat laporannya.

"Jadi kita harus tahu pakem-pakem jurnalistik, penyusunan redaksional dan tata bahasa yang mudah dipahami," kata Sutarto. 

Salah satu peserta pelatihan Teknik Jurnalistik, Hasan menambahkan, pelatihan jurnalistik ini bukan yang pertama kalinya digelar kepolisian dengan pemateri dari perkumpulan Media Online Indonesia (MOI). 

"Kak Doni, waktu pelatihan-pelatihan sebelumnya masih sebagai Ketua MOI di Bekasi, lalu menjadi pengurus Jawa Barat dan sekarang sudah duduk di DPP. Hebat yah, tapi kita percaya, kak Doni memang fasih ilmu jurnalistiknya," ungkap Hasan.

Hasan dan anggota pramuka lainnya terlihat sangat bersemangat saat mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik  Sejumlah materi yang disampaikan nara sumber diikuti dengan serius dan tertib.

Editor: Hidayat. S
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com