17 Oktober 2019 | Dilihat: 2479 Kali
Nasib Napi Aceh Dipindah ke Nusakambangan: Pergi Sehat Pulang Tak Bernyawa
noeh21
Jenazah almarhum AZ tiba di Bandara SIM. Foto: INDOJAYANEWS.COM/Hidayat. S
 

IJN - Banda Aceh | Kabar meninggalnya Azhari bin Abu Bakar, pemuda kelahiran 25 Agustus 1991 asal Aceh Timur, yang menghembuskan nafas terakhir sebagai narapidana Lapas Batu Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah tentu masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga.

Azhari (28), meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap, Jawa Tengah pada Senin 14 Oktober 2019. Ia bersama 16 napi asal Aceh lainnya dipindah ke Lapas Batu Nusakambangan sebelum adanya keputusan hukum inkrah dalam kasus narkoba.

Baca Juga : Pemindahan Napi Asal Aceh Diduga Tak Sesuai Prosedur, Keluarga Minta Pertanggungjawaban

Seperti disampaikan Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) melalui Sekjen YARA, Fakhrurrazi SH pada media INDOJAYANEWS.COM, Rabu 16 Oktober 2019 di Banda Aceh. Menurut Razi, Azhari tiba-tiba dipindahkan ke Lapas Batu Nusakambangan sebelum keputusan hukum tetap (inkrah).

Seluruh Biaya Pemulangan Jenazah AZ dari Nusakambangan ke Aceh Ditanggung Dirjen

"Saat itu Azhari masih punya kesempatan melakukan banding di tingkat Kasasi, namun tiba-tiba dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, kami sendiri tidak tahu apa alasan Azhari dipindah kesana, padahal masih menjalani proses hukum di Banda Aceh," ujar Razi.

Baca Juga : Seluruh Biaya Pemulangan Jenazah AZ dari Nusakambangan ke Aceh Ditanggung Dirjen

Pengacara muda ini menuturkan, keluarga Azhari juga mengaku sangat kecewa dengan pemindahan tersebut karena tidak ada pemberitahuan sama sekali. Salah satu keluarga Azhari, Teungku Din bahkan meminta dibentuk tim investigasi untuk mengenai pemindahan 17 napi asal Aceh ke Nusakambangan yang diklaim tidak sesuai prosedur (SOP).

Lantas, bagaimana sebenarnya kondisi Azhari ketika dipindahkan ke Lapas Batu Nusakambangan ? Menurut Kasi Perawatan Narapidana Lapas Nusakambangan, Sudarmanto SH, MSi, Azhari saat dipindahkan kesana masih dalam keadaan baik dan sehat. Tapi sayang, saat dibawa pulang kembali ke Aceh, Azhari sudah tak bernyawa.

Pemindahan Napi Asal Aceh Diduga Tak Sesuai Prosedur, Keluarga Minta Pertanggungjawaban

"Penyebab meninggalnya, awalnya sesak nafas, dan di bawa ke rumah sakit itu jam 02.30 dini hari. Setelah mendapat penanganan dokter, itu kan di pulau, memakan waktu setengah jam (untuk tiba di RSUD Cilacap). Dinyatakan meninggal itu setelah pukul 06.30 WIB pagi (pasca pemeriksaan)," ungkap Sudarmanto saat diwawancara INDIJAYA, Rabu 16 Oktober 2019 di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM).

Sudarmanto memastikan bahwa kondisi kesehatan almarhum Azhari sebelumnya dalam keadaan baik dan sehat, sejak masuk ke Lapas Nusakambangan lanjutnya, Azhari belum pernah mengalami sakit.

"Beberapa kali kita lihat, dan resume medisnya hanya sakit gigi saja saat itu. Waktu masuk diperiksa juga sehat, tidak ada penyakit berdasarkan penglihatan kasat mata. 16 napi lainnya juga secara umum sehat, tidak ada yang perlu penangangan khusus," jelasnya.

Penulis: Hidayat. S
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com