12 Maret 2019 | Dilihat: 601 Kali
Pekerja Demo PT Krakatau Steel Tolak Tender Ulang
noeh21
 

IJN - Banten | Lebih kurang 300 orang massa melakukan aksi unjuk rasa di depan PT. Krakatau Steel Kota Cilegon Provinsi Banten, Selasa 12 Maret 2019. Aksi unjuk rasa dilakukan Buruh dari Federasi Serikat Pekerja Baja Cilegon (FSPBC).

Dalam aksinya, para pendemo dari Federasi Serikat Pekerja Baja Cilegon (FSPBC) itu meminta kepada PT Krakatau Steel menolak tender ulang PT Swadek dan Jasa Security dan pengamanan area PT Krakatau Steel.

"Kami menolak tender ulang PT. Swadek dan jasa Security dan pengamanan area PT Krakatau Steel dan meminta Memberlakukan UMSK sesuai dengan surat keputusan Gubernur nomor 561/Kep.353/Huk/2018 tanggal 31 Desember 2018 yaitu 9 persen, yang mana sampai dengan saat ini pihak PT. KS tidak memberlakukan UMSK sesuai peraturan yang telah di tentukan pemerintah," ungkap koordinator demo, Safrudin.

"Kami menginginkan kesejahteraan yang berpihak kepada buruh, yang mana saat ini perasaan tidak sesuai dengan upah layak normatif di vendor-vendor yang ada di lingkungan PT Krakatau Steel. Kami telah bekerja bertahun tahun dan telah membantu PT. Krakatau Steel kenapa harus di ganti dan di obok obok dengan vendor yang baru," teriaknya lagi dengan pengeras suara.

Enji Jouhari selaku GM Security PT. Krakatau Steel kemudian memberi ruang menerima perwakilan pendemo di ruang Devisi Keamanan yang juga di hadiri Rohimat Manager Logistik, Syafei Manager Logistik, Farizi Tim Koordinator Outsourcing, Manager Security PT. KS, Tumino Hadi, Kompol Idrus Madaris (Kapolsek Ciwandan), AKP Manurung (Kasubagminops Polres Clg), Jasman Direktur Suwadek, dan Hj. Mita Direktur CCP.

Dalam pertemuan itu, Enji Jouhari (JM Security menyampaikan bahwa itu merupakan pertemuan lanjutan setelah kemarin tidak ada titik temu. Ia berharap pertemuan itu menghasilkan kesepakatan, sehingga permasalahan dapat diselesaikan.

"Untuk rencana tender ulang tidak ada yang ada sumber daya lingkungan yang akan diprioritaskan adalah warga pribumi, dan perlu saya sampaikan keputusan tender ulang tidak ada tetapi kami akan melakukan proses atau evaluasi sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

"Perusahaan kami merupakan yang memegang pengeluaran keuangan yang mana setiap pengeluaran harus sesuai aturan karena uang yang dikeluarkan adalah uang rakyat yang perlu kami pertanggung jawabkan. Kami akan tetap melakukan penambahan satu vendor yang merupakan keputusan dari menejemen yang menginginkan adanya perbaikan dan perbandingan dengan adanya vedor tersebut tidak ada karyawan yang di keluarkan atau pun dirugikan," ungkapnya menambahkan.

Jasman Direktur Suwadek, menyampaikan, tender yang dilaksanakan bertujuan untuk menambah personil keamanan dan untuk pembanding agar dalam pelaksanaannya tidak ada pengurangan karyawan yang lama tetapi penambahan dari yang baru.

Selain itu, Arifin selaku Sekjen FSPBC turut mendukung niat untuk mensejahterakan para buruh, tapi ia menilai tidak sesuai dengan yang disampaikan. "Kmi tetap menolak dengan adanya penambahan vendor sampai batas waktu yang ditentukan," tegas Arifin.

Hasil pertemuan/audensi yakni, Vendor yang lama tetap berjalan dan ada penambahan satu Vendor yang akan di tempatkan di Blase furnace (BF) 1. Kemudian tender yang akan dilakukan adalah dalam rangka untuk penambahan tenaga kerja outsourcing security yang baru diluar vendor eksisting (PT SSS & PT CCP).

Terhadap vendor security eksisting yang akan berakhir masa berlaku kontrak, perusahaan menjanjikan akan dilakukan perpanjangan. Karena itu, tenaga kerja outsourcing security tidak diperkenankan melakukan aksi unjuk rasa pada saat jam kerja sesuai perjanjian kontrak pekerjaan yang berlaku.

Kegiatan aksi unjuk rasa lanjutan yang dilakukan oleh Federasi Serikat Pekerja Baja Cilegon (FSPBC) dalam menyampaikan aspirasinya terhadap PT. Krakatau Steel yang bertujuan menolak dengan adanya tender ulang jasa pengamanan dan penambahan di PT. Krakatau Steel sampai dengan batas waktu yang telah di tentukan.

Penulis : Antoni Riansyah
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com