22 Juli 2021 | Dilihat: 484 Kali
Penemuan Mayat dalam Karung di Aceh Timur, Diduga Korban Pembunuhan
noeh21
Ilustrasi
 

IJN - Aceh Timur | Unit Identifikasi Satuan Reserse dan Kriminal Polres Aceh Timur turut mendampingi proses autopsi dari penemuan mayat pria di dalam karung dengan kondisi terikat di Jembatan Desa Jeungki, Kecamatan Peureulak Timur yang ditemukan pada Selasa (20/07) siang kemarin.

Polisi menduga korban dibunuh terlebih dahulu sebelum dimasukan ke dalam karung.

Dari hasil autopsi yang dipimpin oleh dokter Forensik RSUD Langsa ditemukan sejumlah fakta diantaranya; tubuh korban kondisi membusuk dan dalam keadaan terikat tali di bagian leher, tangan serta kaki.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K.,M.H., mengatakan, korban diduga dibunuh terlebih dahulu kemudian diikat lalu dimasukkan ke dalam karung, selanjutnya diberi pemberat bertujuan agar korban tenggelam dan menghilangkan jejak. Perkiraan waktu kematian lebih dari satu minggu.

Kapolres Aceh Timur menyebut, sejumlah barang bukti diamankan dalam proses autopsi yang berlangsung sejak sore hingga tengah malam.

Adapun barang bukti diantaranya; satu lembar baju bertuliskan Homeland Pekanbaru of Melayu Riau; satu buah kaos singlet warna putih merk JOVAC; satu buah cekana dalam merk Pastis; satu bauah celana panjang merk Pergio berwarna hitam ukuran 28; satu buah ikat pinggang tanpa merk berwarna hitam dan sebuah pisau tanpa gagang berbentuk Rencong.

"Ya memang pada hari Senin siang kemarin, ada TKP penemuan mayat seorang pria di Peureulak Timur dan kami menduga telah terjadi tindak pidana pembunuhan,"ujar Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K.,M.H., Kamis 22 Juli 2021.

Kapolres menjelaskan, tidak ditemukan identitas pada tubuh korban. Namun diperkirakan korban usia antara 30 sampai dengan 40 tahun dengan tinggi badan 162 Cm dan wajah mayat sulit untuk dikenali.

Dalam autopsi tersebut juga ditemukan sejumlah tanda bekas tindak kekerasan di bagian tubuh korban. Salah satunya pada bagian punggung ditemukan dua bekas luka tusukan.

"bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan tanda tanda tersebut di atas, bisa berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Aceh Timur,"imbau Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K.,M.H.
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com