15 Juni 2020 | Dilihat: 147 Kali
Protes BLT, Warga Tanah Bara Kembali Geruduk Kantor Bupati Aceh Singkil
noeh21
Warga kembali datangi kantor Bupati Aceh Singkil. Foto Erwan
 

IJN - Aceh Singkil | Sebagai bentuk protes dan menagih janji penyelesaian masalah penerima Bantuan Langsung Tunai - Dana Desa (BLT-DD), sejumlah warga dari ibu-ibu rumah tangga Kampung Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, kembali mengeruduk menduduki Kantor Bupati Aceh Singkil, Senin 15 Juni 2020.

Mereka kembali mendatangi Kantor Bupati Aceh Singkil untuk ketiga kalinya ini, ingin mempertanyakan kejelasan penyelesaian permasalahan penerimaan bantuan dampak covid-19 di Kampung Tanah Bara.

Apalagi selama ini mereka tidak pernah menerima bantuan apapun termasuk dengan dampak covid-19 ini, keluh Warti warga Tanah Bara, mengaku selama 2 tahun belakangan sang suami sakit tidak bisa mencari nafkah. 

Warga lainnya Erlidawati mengatakan, sebelumnya diketahui data penerima BLT Dana Desa Tanah Bara ada sebanyak 191 kepala keluarga (KK). Namun, pihak Pemdes setempat baru hanya mencairkan kepada 46 KK. 

"Data penerima kembali berubah menjadi 300 KK," ucap Erli menirukan pemyampaian Kepala Desa Tanah Bara.

Menurut Warga, dengan adanya tambahan penerima tersebut memunculkan persoalan baru. Karena dari data tambahan itu banyak yang tidak layak ataupun orang yang mampu, ungkapnya.

"Kami menunggu Keputusan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Singkil, Drs. Azmi, yang langsung berjanji akan memfasilitasi penyelesaian masalah BLD DD Tanah Bara.
Apabila tidak ada hasil keputusannya, kami akan menyampaikan perihal BLT DD Tanah Bara, ke DPRK dan melaporkannya ke Polres Aceh Singkil," ujar Erli.

Sementara Sekda Aceh Singkil, Drs. Azmi, saat menemui para ibu-ibu di halaman Kantor Bupati setempat menyebutkan, terkait hal tersebut pihaknya telah menyurati pihak Kecamatan Gunung Meriah untuk memediasi masalah tersebut.

Sementara Camat Gunung Meriah, Johan Fahmi Sanib menyebutkan, berdasarkan dari beberapa kali dilakukan mediasi dengan Pemerintah Desa Tanah Bara, yang terdanai untuk penerima BLT dari Dana Desa hanya 46 KK.

"Bisa pun ditambah apabila masuk dalam  kriteria masyarakat katagori jompo atau lanjut usia, dan penderita penyakit menahun. Untuk masyarakat lainnya yang berdampak covid-19, pihak Pemdes Tanah Bara akan mengusulkan ke Dinas Sosial untuk dapat dibantu sembako," ujar Johan.

Usai menduduki Kantor Bupati Aceh Singkil, dan mendengarkan keputusan dari Sekda serta Camat Gunung Meriah, sejumlah warga yang didominasi para ibu-ibu membubarkan diri secara tertib. Merasa kurang puas dengan jawaban yang disampaikan Sekda dan Camat, mereka akan menyampaikan hal tersebut kepada pihak Dewan dan Polres Aceh Singkil.

Penulis : Erwan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com