18 April 2021 | Dilihat: 229 Kali
Satreskrim Polres Simeulue Ungkap Kasus Penganiayaan Terhadap Guru
noeh21
Pelaku Penganiayaan berhasil diamankan ke Mapolres Simeulue
 

IJN - Simeulue | Satreskrim Polres Simeulue berhasil mengungkap kasus penganiayaan berdarah terhadap korban perempuan berinisial KDW, (36), seorang Guru, yang merupakan warga Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue.

Pelaku penganiayaan berhasil di ringkus Team Elang Resmob dari Sat Reskrim Polres Simeulue dan langsung di amankan ke Mapolres, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, Minggu 18 April 2021.

Untuk diketahui, pelaku yang diamankan berinisial RHD (40) warga Desa Ameria Bahagia, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, yang berprofesi sebagai pekerja Wiraswasta.

Kapolres Simeulue AKBP, Agung Surya Prabowo, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizal, SE., S.H., mengatakan, kronologis penganiayaan bermula saat korban datang ke rumah tersangka berinisial RHD untuk menjemput anaknya.

"Sesampainya korban di rumah tersangka, korban meminta kepada RHD untuk membawa sebentar anaknya ke rumah, dikarenakan anaknya tersebut sedang dalam keadaan tidak sehat, bahkan korban juga membeli mainan untuk anaknya itu,"kata Kasatreskrim.

Mengetahui itu, tersangka melarang korban untuk tidak membawa anaknya. Bahkan, tersangka juga mengancam akan membunuh korban apabila berani membawa anak tersebut.

Ditengah cek-cok, Iptu Muhammad Rizal, menjelaskan, tersangka RHD mendekati korban dan langsung memukul korban secara bertubi-tubi hingga mengeluarkan darah di bagian kepala.

"Korban mencoba lari ke pinggir jalan untuk meminta pertolongan akan tetapi korban terus dikejar dan tetap dilakukan pemukulan bertubi-tubi di bagian kepala hingga Korban terjatuh ke tanah,"jelas Kasatreskrim.

Hingga akhirnya, korban meminta pertolongan warga untuk diantar ke Mapolres Simeulue guna melaporkan atas kejadian yang dialaminya.

​"Atas perbuatan nya itu, tersangka RHD kini mendekam di rumah tahanan Mapolres simeulue untuk mempertanggung jawabkan kejahatannya,"tutup Kasatreskrim.

Pelaku akan dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 2 tahun 8 bulan penjara. [Red]
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com