30 Mei 2021 | Dilihat: 23 Kali
Terkait Mark Up Harga Kitab di Dinas Badan Dayah Aceh Timur, Darwin Minta GMPK dan FPRRM Jangan Latah
noeh21
Darwin Eng.
 

IJN - Aceh Timur | Statment apresiasi terhadap Dinas Badan Dayah yang di lontar dua LSM benefit di Aceh Timur sangat fenomenal dan kontra produktif ditengah sorotan dugaan mark up harga kitab yang gila-gilaan.

Seharusnya LSM selaku lembaga pengontrol kebijakan publik jangan cepat latah, sindir Aktivis dan Pegiat Sosial, Darwin Eng.

Menurut Darwin, apresiasi yang sampaikan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) dan Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) salah alamat, seharusnya yang di apresiasi BPK Perwakilan Aceh yang telah mengungkapkan perilaku korupsi di Dinas Badan Dayah Aceh Timur, bukan malah sebaliknya mengapresiasi para koruptor.

"Meskipun Kepala Badan Dayah Aceh Timur mengaku telah dan akan mengembalikan kelebihan harga beli kitab," ujar Darwin. Minggu 30 Mei 2021.

Darwin menambahkan, meskipun Kepala Badan Dayah punya itikat baik untuk mengembalikan kelebihan uang tersebut, tapi proses hukum harus tetap jalan, sebagai efek jera.

"Itu sudah termasuk tindak pidana korupsi," terang Darwin.

"Pernyataan GMPK dan FPPRM sangat aneh dan fenomenal, patut dipertanyakan integritas kedua lembaga tersebut," pungkas Darwin.


Penulis : Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com