16 Apr 2021 | Dilihat: 628 Kali

Warga Asrama Kraton TNI-AD Ditemukan Tidak Bernyawa Oleh Nelayan di Kuala Ulee Lheue

noeh21
Jenazah Sugianto langsung di evakuasi warga
      

IJN - Banda Aceh | Salah seorang warga asrama kraton TNI-AD ditemukan mengapung dalam air di sekitar Kuala Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, pada Kamis sore (15/4).

Jenazah Sugianto (60) ditemukan sudah tidak bernyawa dan turut ditemukan bersama seorang bocah laki- laki sekitar korban yang sedang melawan arus. Bocah tersebut hampir tenggelam saat ditemukan oleh Khairuzzaman seorang nelayan asal Gampong Pie, Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kapolsek Ulee Lheue, Iptu Sujono, S.Sos, M.Si mengatakan sebelum kejadian, warga melihat korban sedang mandi bersama sang anak kecil tersebut.

“Warga sekitar lokasi kejadian sempat melihat korban bersama anak kecil tersebut sekitar jam 17.10 WIB sedang mandi di TKP. Namun tiba-tiba korban Sugianto terlihat sudah mengapung di air dan sang bocah dalam posisi hampir tenggelam,”kata Kapolsek, Jum'at 16 April 2021.

Kapolres menjelaskan, saat saksi Khamaruzaman melintas menggunakan boat miliknya, langsung berusaha menolong kedua korban, dan berdasarkan keterangan saksi, pada saat korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

Selanjutnya, Khamaruzzaman mengangkat kedua korban untuk dibawa ke dermaga menggunakan boat miliknya.

Kapolres menyebut, jenazah Sugianto langsung di evakuasi menggunakan ambulance PMI Kota Banda Aceh ke Rumah Sakit Zainoel Abidin, sementara sang bocah yang sampai saat ini mengalami trauma dibawa ke Rumah Sakit Ibu dan Anak oleh personel Polsek Ulee Lheue.

"Sementara itu, bocah yang diperkirakan berusia 10 tahun itu belum diketahui identitasnya karena masih dalam keadaan trauma,"tutup Kapolsek.

Dalam evakuasi tersebut, turut dibantu oleh Basarnas Banda Aceh Personel TNI, Petugas PMI Banda Aceh, Relawan RAPI, Relawan ERPA, serta warga setempat.




Penulis: Hendria Irawan

Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas