29 Apr 2021 | Dilihat: 3198 Kali

Warga Desa Cot Yang Aceh Besar Diringkus Polisi Kedapatan Miliki 68 Paket Sabu

noeh21
Dua Pemuda Diringkus Polisi kedapatan miliki Sabu
      
IJN - Banda Aceh | Dua pemuda asal Desa Cot Yang, Kacamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar diringkus Polisi Satresnarkoba Polresta Banda Aceh, Rabu (21/4) kemarin, sekitar jam 04.00 WIB disebuah gubuk. 

Kehadiran Polisi berbaju preman dilokasi tersebut membuat sontak terkejut kedua tersangka. Dilokasi tersebut, petugas Satresnakoba menemukan 68 paket narkotika jenis sabu seberat 10,86 gram.

Selain itu, Polisi juga menemukan tas dompet warna merah, dua unit HP serta kotak rokok gudang garam merah.

"MU (19) dan MR (24) awalnya dicurigai atas laporan warga pada polisi,"sebut Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui kasatresnarkoba AKP Rustam Nawawi, SIK diruang kerjanya, Kamis 29 April 2021.

Kasatresnarkoba menjelaskan, berawal dari informasi masyarakat adanya dua pria yang di duga menguasai dan memiliki narkotika jenis sabu di sebuah gubuk di gampong Cot Yang, Aceh Besar.

Informasi tersebut didalami oleh petugas opsnal unit I Sat Res Narkoba dan melakukan penangkapan terhadap MU dan MR.

“Saat di lakukan penangkapan terhadap kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 68 buah bungkusan kecil dari plastik bening yang didalamnya narkotika jenis sabu dengan berat 10,86 gram. Selain barang bukti narkotika jenissabu tersebut, juga ikut di sita barang bukti berupa  tas dompet warna merah, dua unit HP serta kotak rokok gudang garam merah,”ucap Kasatresnarkoba.

MU dan MR mengakui bahwa Narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dengan cara membeli pada seorang laki – laki berinisial LEK seharga Rp. 4 juta sebanyak satu sak pada hari Selasa, (20/4) sekitar jam 17.00 WIB di Desa Lam Sabang, Aceh Besar.

AKP Rustam Nawawi menyebut, dari satu sak yang dibeli, kedua tersangka membagikan menjadi 68 paket kecil dengan tujuan kedua tersangka menguasai dan memiliki narkotika jenis sabu tersebut untuk di jual pada orang lain dengan harapan memperoleh keuntungan lebih besar lagi.

“Kedua tersangka mengetahui bahwa membeli, menguasai, memiliki dan menjual narkotika jenis sabu tersebut dilarang oleh hukum dan Undang-undang yang berlaku di NKRI,"sebutnya

Guna mempertahankan perbuatannya, keduanya tersangka dijerat pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 114 ayat (2) dari UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun.


Penulis: Hendria Irawan
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas